ETIKA

  • Karyawan wajib mematuhi Kode Etik Jurnalistik.
  • Karyawan wajib merawat dan menjaga independensi ruang redaksi untuk kepentingan publik atau masyarakat.
  • Karyawan dilarang keras melakukan pelecehan seksual di ruang kerja.
  • Karyawan dilarang keras melakukan perundungan di tempat kerja.
  • Karyawan wajib menjalankan nilai-nilai profesionalisme dan mencegah serta menolak Korupsi, Kolusi, Nepotisme maupun konflik kepentingan.
  • Pelanggaran terhadap Etika Kerja akan dikenai sanksi berupa teguran keras, demosi, hingga pemecatan. Prosedur penjatuhan sanksi didahului dengan ¬†pemeriksaan, pembuktian pelanggaran, meminta pertimbangan ahli dan Ombdusman, hingga sanksi diberlakukan. Semua proses ini wajib dilakukan secara transparan dan akuntabel.
  • Khusus untuk pelecehan seksual di tempat kerja, perusahaan melarang pelaku masuk kerja hingga hasil pemeriksaan komprehensif memutuskan pelaku terbukti sah bersalah. Perusahaan kemudian mengeluarkan surat pemecatan disertai alasan pemecatan.
  • Karyawan yang menjadi korban pelcehan seksual dan perundungan akan mendapatkan dukungan pemulihan trauma.
  • Menolak dukungan atau bantuan pendanaan maupun non-finansial dari lembaga/organisasi/perusahaan atau jejaringnya yang terbukti sah melakukan pelanggaran HAM, perusak lingkungan, pendukung antikeberagaman/anarkis/terorisme, dan korupsi.

Demikian ETIKA KERJA ini dibuat untuk dipatuhi dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.