• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

99 WNI Sudah Keluar dari Ukraina, 24 Lainnya Pilih Bertahan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan tentang evakuasi WNI dari Ukraina kepada para wartawan secara online pada Selasa, 1 Maret 2022. (KatongNTT.com)

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan tentang evakuasi WNI dari Ukraina kepada para wartawan secara online pada Selasa, 1 Maret 2022. (KatongNTT.com)

0
SHARES
98
VIEWS

Jakarta– Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, sebanyak 99 Warga Negara Indonesia (WNI) sudah keluar dari Ukraina, termasuk 5 WNI yang melakukan evakuasi mandiri. Evakuasi ini dipicu operasi militer khusus Rusia ke Ukraina, negara tetangganya.

Bersama para WNI itu ada 5 warga negara asing (WNA) yang merupakan anggota keluarga WNI yang dievakuasi.

BacaJuga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

13 Agustus 2026
Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

3 Juli 2026

Begitupun, menurut Retno dalam keterangan pers secara online, Selasa, 1 Maret 2022, ada 4 WNI di Kharkiv dan 9 di Chenihiv di sebelah utara Ukraina yang belum dapat dievakuasi. Ini disebabkan pertempuran darat yang masih terus terjadi.

Untuk memastikan keselamatan mereka, Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kiev dan KBRI di Moskow terus melakukan kontak dengan mereka.

“Informasi yang kami terima mereka dalam kondisi sehat dan memiliki pasokan logistik yang cukup,” kata Retno.

“Pemerintah masih terus menunggu saat yang tepat untuk dapat mengevakuasi mereka.”

Selanjutnya,Retno menjelaskan, ada 24 WNI yang memutuskan untuk tetap tinggal di Ukraina karena alasan keluarga. Mereka menikah dengan warga Ukraina.

Persebaran WNI di Ukraina (Kementerian Luar Negeri RI)

Sementara sejumlah WNI lainnya yang dievakuasi sudah berada di dua titik aman, yaitu di Bucharest, Rumania dan di Rezeszow, Polandia.

Menurut Retno, pemerintah akan mengambil jalur duara untuk mengevakuasi para WNI yang berada di dua titik itu.

“Setelah para evacuee aman di dua titik tersebut, maka langkah selanjutnya adalah penjemputan dengan pesawat untuk kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Sehubungan dengan situasi yang terjadi di Ukraina,Retno meminta masyarakat Indonesia melihat situasi itus secara jernih. Ukraina dan Rusia merupakan sahabat dekat Indonesia. Indonesia ingin membangun persahabatan yang lebih kuat dengan kedua negara itu.

“Saya sudah melakukan pembicaraan per telepon dengan Menlu Ukraina dan Menlu Rusia,” kata Retno tanpa mengungkap isi pembicaraan telepon itu.

Retno menegaskan, konstitusi memandatkan agar Indonesia ikut menjaga perdamaian dunia. Perdamaian tidak dapat terwujud jika terjadi perang.

“Kita berharap pembicaraan antara Ukraina dan Rusia dapat membuahkan hasil yang baik. Selain itu, saving human life menjadi prioritas. Safe passage menjadi kebutuhan utama dana harus dijamin,” kata Retno. (k-02)

Tags: #Evakuasi#InvasiRusiakeUkraina#Menteriluarnegeri#RetnoMarsudi#WNIdiUkraina
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

by Rita Hasugian
13 Agustus 2026
0

KatongNTT – Suara Johanes Tenggas, 50 tahun datar menjawab pertanyaan tim transisi dari PT Flobamor, BUMD Provinsi NTT pada Senin,...

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

by KatongNTT
3 Juli 2026
0

Kupang –Suara tawa lepas lima perempuan lansia memenuhi ruang tamu rumah Pendeta emeritus Aplonia Mariana Mba’u-Lidda pekan terakhir April lalu....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati