• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Februari 13, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

BP2MI Ingin Seluruh Instansi Pecat Pegawai ‘Berengsek’

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 2 mins read
A A
0
BP2MI Ingin Seluruh Instansi Pecat Pegawai ‘Berengsek’

Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat tiba di Kota Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT)

0
SHARES
32
VIEWS

Kupang – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani ingin seluruh instansi dapat menindak tegas pegawai yang terlibat perdagangan orang.

Benny menyampaikan ini saat diwawancarai usai penjemputan jenazah PMI di Terminal Kargo Bandara El Tari Kupang, Senin 18 September 2023.

BacaJuga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

8 Januari 2026
Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

27 Desember 2025

“Itu yang kita harapkan. Mudah-mudahan instansi lainnya mengambil tindakan tegas terhadap aparat yang ada di lingkungan lembaga tersebut,” tukasnya.

Baca juga : Ayodhia Tiba Disusul Kiriman Jenazah PMI dari Malaysia

Sebelumnya ia menyebut oknum pegawai pemerintah yang terlibat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sebagai orang berengsek.

Ia mengaku di BP2MI sendiri ada pegawai seperti itu yang juga telah dipecatnya setelah terbukti sebulan sebelum pegawai tersebut pensiun.

“Saya tidak boleh hanya menunjuk di sana ada oknum brengsek, di sini ada oknum nggak benar, termasuk oknum di lembaga yang saya pimpin ada,” tukasnya.

Baca juga : Penjual Orang di Ende Dapat Rp 5 Juta per Kepala

Ia juga menyebut orang yang membela oknum seperti itu pun termasuk orang-orang berengsek yang tidak paham dampaknya.

“Memperjualbelikan barang saja harus jelas, harus legal kategorinya, ini orang diperjualbelikan kemudian dari situ mereka mengambil keuntungan, pesta pora dan tidak tersentuh oleh hukum. Ini yang membuat saya marah,” ungkap dia lagi.

Para sindikat atau mafia ini, kata dia, juga tidak lepas dari peran oknum pemerintahan yang mestinya ditangkap.

Baca juga : Janji Miskinkan Mafia TPPO, Polda NTT Selidiki Sejumlah Perusahaan 

“Siapapun yang membekingi di belakangnya termasuk di instansi-instansi. Saya dulu sering mengatakan, tiga tahun saya menyuarakan ini, kenapa sindikat ini sulit disentuh hukum karena selalu dibekingi oknum yang memiliki atribut kekuasaan di negera ini,” ujarnya.

Menurutnya akan tidak sulit menangani TPPO bila setiap instansi baik pusat dan di daerah, juga kelompok atau elemen masyarakat maupun pegiat kemanusiaan berkomitmen untuk ini.

“Kita harus buka-bukaan dan saat ini tidak boleh lagi berbasa-basi karena korban sudah banyak berjatuhan,” sebutnya.

Baca juga : Penjual Orang di Malaka Punya Bos di Malaysia

Penangkapan juga tidak saja pada kaki tangan atau calo dari sindikat dan mafia di setiap daerah ini tetapi bahkan untuk menangkap para bandar.

“Presiden tegas mengatakan untuk mereka, siapapun yang jadi beking di instansi,” tegasnya. ****

Tags: #BennyRhamdani#Pegawaiberengsek#PMIkerjadiMalaysia#pmimeninggaldimalaysia#Sindikatperdaganganorang
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

by Rita Hasugian
8 Januari 2026
0

Kupang – PT PLN sedang menelusuri dan memvalidasi informasi dari nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang bahwa aktivitas bongkar muat batubara...

Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

by Rita Hasugian
27 Desember 2025
0

Kupang – Marselinus Seke menahan rasa sakit pada kedua kakinya yang bengkak setiap kali melangkah. Kulit kakinya melepuh,  mengeluarkan cairan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati