Kaimana-Papua Barat Siapkan Master Plan Pertanian dan Perikanan

Bupati Kaimana Freddy Thie

Bupati Kaimana Freddy Thie (Ist)

Manokwari – Master plan (rencana induk) pengembangan pariwisata Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, segera tuntas. Kini, pertanian dan perikanan juga segera mempunyai master plan yang dikerjakan oleh tim Institut Pertanian Bogor (IPB).

Bupati Kaimana Freddy Thie mengatakan master plan sangat diperlukan sebagai acuan dalam optimalisasi program dan kinerja dari pertanian dan perikanan. Kalau tak ada master plan maka tidak ada arah dan tujuan. Apalagi, kedua sektor itu menjadi salah satu prioritas pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Kaimana.

“Ada beberapa program yang akan dijalankan dalam pertanian dan perikanan atau kelautan. Namun semuanya harus dimulai dengan master plan dan didukung dengan data yang rinci,” ujar Freddy pekan lalu.

Untuk memudahkan persiapan master plan tersebut, maka Pemkab Kaimana sudah menjalin kerja sama dengan IPB yang disepakati sejak akhir November 2021 lalu. Master plan pembangunan pertanian dan perikanan ini akan melengkapi sektor pariwisata yang juga sudah disiapkan. “Kalau sudah ada master plan maka lebih mudah dalam tindak lanjut berbagai program, termasuk ketika bermitra dengan pihak lain,” jelas Freddy.

Pemkab Kaimana juga memperluas kerja sama dengan IPB dalam pendidikan. Sebanyak 78 calon mahasiswa sudah dijaring oleh tim IPB yang datang ke Kaimana belum lama ini. Program ini khusus untuk anak-anak Papua, atau dengan kriteria kedua orang tua Orang Asli Papua, atau salah satu orang tua Papua dan penduduk suku Nusantara yang mendiami Kaimana lebih dari 10 tahun.

Selain dengan IPB, Pemkab Kaimana juga sudah menjadi kerja sama dengan Universitas Udayana (Unud) dalam perencanaan pembangunan pariwisata wilayah Kaimana. Kerja sama dengan Unud itu secara khusus ditangani Pusat Unggulan Pariwisata Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PUPAR LPPM) Unud sebagai lembaga yang berpengalaman dan terpercaya dalam perencanaan pariwisata.

Bupati Freddy mengungkapkan master plan kepariwisataan yang disusun PUPAR harus menjadi “motor” penggerak percepatan pembangunan pariwisata. Kaimana yang dijuliki sebagai Kota Senja juga menempati peringkat toleransi dan kerukunan sosial tinggi di Papua Barat maupun Indonesia.

Untuk itu, Kaimana sebagai daerah tujuan wisata menjadi idaman wisatawan manca negara dan wisatawan nusantara. Kabupaten Kaimana memiliki potensi pariwisata sangat beragam yang perlu dipoles dan dikelola dengan lebih baik. [K-02]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *