• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Komersialkan Tes Rapid, Hermanus Man: Saya Orang Pertama Lapor Polisi

Rita Hasugian by Rita Hasugian
5 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rumah-Sakit-Siloam-di-Kota-Kupang-NTT-menyediakan-layanan-tes-rapid-dan-PCR

Rumah-Sakit-Siloam-di-Kota-Kupang-NTT-menyediakan-layanan-tes-rapid-dan-PCR

0
SHARES
118
VIEWS

Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, mengklaim tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dari tes rapid Covid-19 seperti pasien meninggal yang kemudian dinyatakan positif.

Hermanus Man yang ditemui media di rumah jabatannya, Minggu (25/7), menyatakan ini seusai rapat dengan Forkopimda soal penerapan PPKM Level 4.

BacaJuga

Julia Purmawati, pendiri AR Foundation (berdiri mengenakan kacamata menggendong anak) menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur pada Jumat, 29 Agustus 2026. (Dok. KatongNTT)

AR Foundation Bantu Warga Rentan di Pantura Manggarai Timur: Wujud Kepedulian

31 Agustus 2026
Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

13 Agustus 2026

Dia juga mengklaim hasil dari pemakaian alat deteksi Covid-19 seperti tes rapid dan PCR tidak bisa disabotase demi menguntungkan pihak tertentu.

“Masyarakat kalau (jenazah) surat diberitahukan kalau sudah positif ya terima saja jangan protes karena itu akan membahayakan orang lain. Buktinya ada yang positif juga dari yang rampas jenazah kemarin,” kata Hermanus.

Namun begitu Hermanus menegaskan apabila ada sabotase tes rapid untuk mengambil keuntungan, maka dia akan melaporkan ke polisi.

“Kalau ada masyarakat yang menemukan bahwa ada rumah sakit atau petugas kesehatan yang mengkomersialkan rapid test itu, lapor, saya akan cari. Saya orang pertama yang akan melaporkan ke polisi. Kalau dia ASN, aturan kepegawaian, hari itu juga dia dipecat,” tegas Hermanus.

Menurutnya, biaya perawatan bahkan peti jenazah sudah disiapkan. Selain itu, sudah ada aturan jelas soal hal ini. Dia menyebut tuduhan masyarakat selama ini tidak benar.

Hermanus pun meminta masyarakat kooperatif dalam penanggulangan bersama pandemi ini.

“Tidak ada maksudnya kami, niat jahat mau jadikan positif atau apa, tidak ada! Kalau ada yang positif malah merugikan kami. Tidak ada yang positif lalu dapat uang. Tidak ada! Semua pasien yang dirawat itu sudah ditanggung BPJS,” ujarnya.

PPKM Level 4 secara resmi telah diumumkan dan pada 26 Juli draf edaran baru mengenai hal ini sedang digodok. Hermanus menyebut PPKM Level 4 efektif berlaku pada 27 Juli.

Semua pasien yang opname di rumah sakit, dia menegaskan, wajib melakukan tes rapid, baik saat masuk dan akan keluar rumah sakit. Begitu juga pasien yang meninggal perlu tes rapid.

“Kalau positif maka harus segera diberitahu kepada keluarga,” kata Hermanus.

Dia meminta warga harus lapang dada dengan keadaan saat ini dan harus rela menerima kabar buruk yang sewaktu-waktu terjadi.

“Rapid itu tidak bisa ditipu. Tidak ada komersialisasi supaya bisa dapat uang. Tidak ada!” tandas Hermanus. (Ra)

Tags: #HermanusMan#Komersialkantesrapid#PPKMLevel4#tesrapid
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Julia Purmawati, pendiri AR Foundation (berdiri mengenakan kacamata menggendong anak) menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur pada Jumat, 29 Agustus 2026. (Dok. KatongNTT)

AR Foundation Bantu Warga Rentan di Pantura Manggarai Timur: Wujud Kepedulian

by Rita Hasugian
31 Agustus 2026
0

 KatongNTT- Belasan anak-anak tertawa girang sambil berlarian ke arah mobil tim AR Foundation yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak...

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

by Rita Hasugian
13 Agustus 2026
0

KatongNTT – Suara Johanes Tenggas, 50 tahun datar menjawab pertanyaan tim transisi dari PT Flobamor, BUMD Provinsi NTT pada Senin,...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati