• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Lagi, Ibu Hamil di Kupang Terjang Sungai Untuk Melahirkan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lagi, Ibu Hamil di Kupang Terjang Sungai Untuk Melahirkan

Kerabat menggendong bayi kembar dari Ria usai evakuasi oleh Aipda Johanis Gereth Lerrik. (Istimewa)

0
SHARES
79
VIEWS

Kupang – Ria Magdalena Saluk terpaksa dievakuasi melewati jalanan yang rusak juga dua sungai besar di Kabupaten Kupang. Ia harus melahirkan ke Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang jauhnya 6 jam perjalanan dari desanya.

Ibu hamil asal Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat ini telah mengalami pendarahan hebat saat berada di Puskesmas Soliu.

BacaJuga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

15 Agustus 2026
Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

8 Juli 2026

Kondisinya benar-benar memburuk karena kekurangan hemoglobin dalam darah yang bisa menyebabkan komplikasi pada diri dan bayi dalam kandungannya.

Baca juga: Jembatan Tak Diperbaiki, Wanita di Kupang Terjang Banjir Untuk Bersalin

Nahasnya di saat yang sama Ria tak kebagian tabung oksigen di puskesmas yang ada di Kecamatan Amfoang Barat Laut ini. Ambulans pun tak ada untuk merujuk Ria ke Rumah Sakit Leona di kota.

Alhasil, Bhabinkamtibmas Desa Honuk dan Desa Saukibe, Aipda Johanis Gereth Lerrik, melarikan ibu 25 tahun ini melewati Sungai Bonpo dan Kapsali.

Johanis mengevakuasi Ria dengan mobilnya didampingi paramedis. Evakuasi ini berlangsung setengah 3 sore pada Kamis 18 April 2024. Ria sudah lemas saat itu.

Baca juga : 10 Pria di Kupang Setubuhi Anak Hingga Pendarahan

Ketika itu hujan mulai lebat dan Johanis berupaya menerjang dua sungai yang lebar ini sesegera mungkin agar tak keburu banjir.

“Pas sudah berhasil menyeberang Sungai Bonpo baru banjir turun,” ceritanya, Jumat 19 April 2024.

Mereka kemudian singgah di Puskesmas Manubelon dan mendapati tabung oksigen dari bidan desa di sana.

Setelahnya perjalanan mereka berlanjut hingga tiba di Kota Kupang sekitar jam 9 malam. Pihak rumah sakit langsung mengambil tindakan terhadap Ria yang akhirnya melahirkan dua bayi laki-laki kembar dengan selamat.

Baca juga: Tangkal Stigma Bunuh Diri di Jembatan Kembar Liliba

Johanis dan dua paramedis itu pun kembali ke Desa Soliu. Mereka tak menginap di Kota Kupang karena harus bekerja esoknya.

“Kami langsung pulang karena ibu bidan nanti mau kerja lagi,” jelasnya.

Evakuasi seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di Kabupaten Kupang. Sebulan lalu Aplonia Mona yang hendak melahirkan terpaksa menerjang banjir di Sungai Batu Merah. Ia juga dievakuasi saat cuaca ekstrem.

Aplonia dirujuk dari Puskesmas Pariti ke Rumah Sakit Dedari di Kota Kupang namun Jembatan Nunpisa yang tak kunjung diperbaiki membuatnya terpaksa menerobos derasnya sungai.

Baca juga: Jembatan Putus, Truk Logistik Pemilu ke Amfoang Terobos Sungai

Wanita asal Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang ini semula diantar dengan sebuah mobil pikap. Ia dipindahkan dengan perahu menyeberangi arus sungai agar bisa sampai ke ambulans di seberang.

Menurut Kapala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Kupang Semmy Tinenty, Jembatan Nunpisa di Desa Oelatimo tak kunjung diperbaiki pasca ambruk Desember 2023 lalu saat cuaca buruk.

“Jembatan Nunpisa yang menghubungkan Desa Nunkurus dan Oelatimo putus. Warga yang datang dari Kupang ke arah wilayah Kecamatan Sulamu, Fatuleu Barat, dan Amfoang tidak bisa melintas,” jelasnya. ***

Tags: #EvakuasiIbuHamilKupang#Ibubersalinterjangsungai#IbuhamildiKabupatenKupang#KabupatenKupang#SungaiKapsali
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

by Rita Hasugian
15 Agustus 2026
0

“Kami ndak beli bahan makanan. Hasil ladang ini cukup untuk setahun,” kata Suwandang (51). Akhir Juni lalu, rumahnya ramai. Warga...

Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

by KatongNTT
8 Juli 2026
0

 KatongNTT – Aktivitas proyek panas bumi di Bondowoso (Jawa Timur), Mandailing Natal (Sumatera Utara), dan Ngada (Nusa Tenggara Timur)  telah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati