• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 24, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

Malaka Terbanyak Penjual Orang di NTT

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang, Pilihan Editor
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Malaka Terbanyak Penjual Orang di NTT
0
SHARES
139
VIEWS

Kupang – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat jumlah terbanyak tersangka kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berasal dari Kabupaten Malaka. Polres Malaka sedang menangani kasus TPPO tersebut.

“Tersangka paling banyak di Polres Malaka yaitu 12 tersangka,” jawab Dirreskrimum Polda NTT, Kombes Pol Patar Silalahi saat diwawancarai di Kantor DPRD NTT, Selasa 3 Oktober 2023.

BacaJuga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

8 Januari 2026
Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

27 Desember 2025

Baca juga: Polda NTT Klaim Tak Ada Anggota Terlibat TPPO 4 Tahun Terakhir

Patar menyatakan jumlah itu dari total 53  tersangka TPPO yang ditangani kepolisian NTT hingga September 2023.

Setelah Malaka diikuti jumlah tersangka TPPO yang ditangani Ditreskrimum Polda NTT dan Polres Sikka yaitu masing-masing 8 tersangka. Kemudian Polres Belu dengan 7 tersangka, lalu Polres Ende dengan 5 tersangka. Polres lainnya rata-rata memiliki 1 hingga 2 tersangka.

Baca juga : Belum Ada Berkas Kasus TPPO Limpah ke Pengadilan

Polres Kupang, Alor dan Nagekeo sejauh ini tak ada catatan tersangka TPPO. Kendati demikian Polres Kupang memiliki 2 laporan dengan 2 korban. Polres Alor pun memiliki 1 laporan dengan 2 korban dan Polres Nagekeo punya 1 laporan dengan 1 korban.

Patar menyebut sudah 5 tersangka yang telah lengkap berkas untuk diserahkan ke kejaksaan. Kelima tersangka ini yakni 1 tersangka dari Ditreskrimum Polda NTT, 2 tersangka dari Polres TTU, 1 dari Polres Flores Timur dan 1 dari Polres Sumba Timur.

Baca juga : Kapolda NTT Sebut 5 Berkas Kasus TPPO Segera ke Kejaksaan

“Memang kejaksaan menilai berbeda. Beda-beda ya, tidak serempak P21 (hasil penyidikan sudah lengkap). Yang disampaikan Kapolda NTT 5 tersangka P21 itu dari jajaran polres juga,” tukasnya.

Pada Oktober ini berkas penyidikan polisi yang berstatus P21 adalah pelaku yang hendak membawa puluhan orang ke Kalimantan secara tak resmi melalui pelabuhan di Kota Kupang.

“Ada 6 SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) itu, dari itu ada 1 yang nantinya dalam minggu ini P21, kemungkinan. Kita sudah intens melengkapi,” kata Patar. ****

Tags: #LaporanTPPO#Malakaterbanyakpenjualorang#penjualorang#TersangkaTPPOditahan#TPPONTT
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

by Rita Hasugian
8 Januari 2026
0

Kupang – PT PLN sedang menelusuri dan memvalidasi informasi dari nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang bahwa aktivitas bongkar muat batubara...

Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

by Rita Hasugian
27 Desember 2025
0

Kupang – Marselinus Seke menahan rasa sakit pada kedua kakinya yang bengkak setiap kali melangkah. Kulit kakinya melepuh,  mengeluarkan cairan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati