• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis Industri Pariwisata

Monopoli Maskapai Jadi Penyebab Tiket Pesawat ke NTT Mahal  

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Industri Pariwisata
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana di konter boarding pass di Bandara El Tari Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

Suasana di konter boarding pass di Bandara El Tari Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

0
SHARES
538
VIEWS

Kupang – Beberapa maskapai mulai menurunkan harga tiket pesawat berbagai rute penerbangan dalam negeri. Namun untuk penerbangan intra NTT terpantau masih tinggi.

Informasi di situs jual beli tiket online, rute penerbangan Jakarta – Denpasar misalnya berkisar antara Rp 750 ribu hingga Rp 850 ribu sekali terbang. Harga ini untuk tiket kelas ekonomi.

BacaJuga

Komodo adalah salah satu ikon dalam logo Provinsi NTT yang terbentuk tahun 1958. DPR baru saja mensahkan UU Provinsi NTT bersama empat Provinsi lain (KSDAE-Kementerian Lingkungan Hidup)

J Trust Bank, TATA dan IHG Bangun Crowne Plaza Labuan Bajo

17 Oktober 2023
Suasana di satu sudut kawasan wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat awal Maret 2023. (Rita Hasugian-KatongNTT.com)

Ironi di Labuan Bajo: Investor Luar Menikmati, Masyarakat NTT Nyaris Tak Punya Peran

24 Maret 2023

Jadwal penerbangan Jakarta – Denpasar untuk 27 Januari ini pun dilayani ragam maskapai seperti Pelita Air, Sriwijaya Air, Lion Air dan Super Jet Air.

Baca juga: KPPU Apresiasi Pemerintah Batalkan Tarif Mahal TN Komodo

Sedangkan penerbangan dalam wilayah atau intra NTT harganya terpaut di atas Rp 1 juta. Harga tiket rute Kupang – Labuan Bajo di hari yang sama  misalnya sebesar Rp 1 juta untuk maskapai Wings Air dan Citilink. Sementara Batik Air mematok harga jauh lebih tinggi yaitu Rp 4 juta.

Untuk penerbangan dari Denpasar maupun Jakarta ke Labuan Bajo pun masih dikuasai oleh maskapai Lion Air Group itu. Harga tiket berkisar Rp 1 juta hingga Rp 2 jutaan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT Isyak Nuka menyebut tidak banyak maskapai penerbangan yang beroperasi di wilayah Provinsi NTT selain Lion Air Group. Hal ini yang kemudian mempengaruhi harga tiket pesawat apalagi setelah harga avtur melambung tinggi.

Saat harga tiket rute penerbangan lain turun pun untuk penerbangan dalam NTT diduga sukar mengikuti harga avtur.

Baca juga: KPPU Soroti Potensi Monopoli PT Flobamor di TN Komodo

“Saya menduga mahalnya harga tiket pesawat intra NTT dibandingkan di luar NTT dikarenakan tidak adanya pesaing dari operator penerbangan yang lain,” kata Isyak saat dihubungi Kamis 26 Januari 2023.

Untuk intra NTT memang hanya dikuasai Wings Air yang menerbangi 13 bandara dari total 15 bandara yang ada di NTT.

“Sedangkan Citilink tidak menerbangi ke semua bandara,” lanjutnya.

Kondisi ini memang berbeda dengan lalu lintas udara di luar Provinsi NTT dengan berbagai operator penerbangan.

“Sehingga ada banyak pilihan bagi konsumen,” papar Isyak.

Di samping itu persaingan ini membuat operator penerbangan harus kompetitif merebut penumpang. Dengan demikian harga tiket bisa menjadi murah.

“Kalau di suatu wilayah hanya dikuasai satu maskapai, maka ada kecenderungan tiket pesawat menjadi mahal karena dimonopoli satu maskapai saja,” ungkap Isyak.

Terkait hal ini pun pemerintah daerah NTT tengah berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk tidak menjual tiket terlalu mahal.

Baca juga: Antisipasi Perlambatan Ekonomi, KPPU Perkuat Pengawasan Kemitraan UMKM

“Sebab akan memberikan dampak inflasi bagi daerah. Selama ini angkutan udara memberi sumbangan besar pada tingginya inflasi di NTT,” sebut Isyak lebih lanjut.

Hal ini diperlukan, kata dia, karena di lain sisi kemampuan keuangan daerah pun belum sanggup memberikan subsidi angkutan udara guna menekan angka inflasi

Danang Mandala selaku Public Relations Lion Air Group belum memberikan jawaban ketika ditanya ihwal disparitas harga tiket pesawat dalam NTT yang mahal.

Danang sebelumnya hanya mengirimkan link millik Lion Air Group guna memantau harga tiket secara online.

Ia menyampaikan ini ketika ditanyai mengenai rata-rata penurunan harga tiket untuk penerbangan dalam wilayah NTT.

“Untuk rute dan harga tiket, dapat di-check melalui website www.lionair.co.id atau online travel agent,” ujarnya.

Tags: #Citilink#KepalaDinasPerhubunganNTT#LabuanBajo#LionAirGroup#maskapai#monopoli#NTT
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Komodo adalah salah satu ikon dalam logo Provinsi NTT yang terbentuk tahun 1958. DPR baru saja mensahkan UU Provinsi NTT bersama empat Provinsi lain (KSDAE-Kementerian Lingkungan Hidup)

J Trust Bank, TATA dan IHG Bangun Crowne Plaza Labuan Bajo

by Tim Redaksi
17 Oktober 2023
0

Jakarta - MMS Land anak usaha MMS Group Indonesia mengadakan Partnership Agreement Signing proyek Crowne Plaza di Labuan Bajo, Nusa...

Suasana di satu sudut kawasan wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat awal Maret 2023. (Rita Hasugian-KatongNTT.com)

Ironi di Labuan Bajo: Investor Luar Menikmati, Masyarakat NTT Nyaris Tak Punya Peran

by Rita Hasugian
24 Maret 2023
0

Peran pengusaha dan pemasok lokal di Labuan Bajo tidak berkembang besar kendati banyak investor masuk ke daerah itu.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati