• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

NTT Bisa Kirim Sapi ke Luar, Ini Syaratnya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Petugas memberi makan sapi yang ditampung di kandang milik Balai Karantina Hewan NTT sebelum dikirim ke daerah tujuan di Kupang,NTT,Jumat(13/5/2022). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Petugas memberi makan sapi yang ditampung di kandang milik Balai Karantina Hewan NTT sebelum dikirim ke daerah tujuan di Kupang,NTT,Jumat(13/5/2022). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

0
SHARES
491
VIEWS

Kupang – Nusa Tenggara Timur (NTT) masih aman dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Dengan kondisi ini, NTT bisa mengirim ternak sapi ke luar daerah.

Kepala Dinas Peternakan NTT, Yohana E. Lisapaly kepada KatongNTT, Selasa (12/5/2022) menegaskan, pengiriman sapi tidak dilarang asalkan tidak dikirim ke daerah yang sudah tertular. Selain itu, ternak yang dikirim juga tidak boleh transit di daerah tertular.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

“Kita bisa mengirim ternak menggunakan tol laut. Kalau menggunakan kapal kargo sudah tidak bisa lagi karena harus transit di Jawa Timur sementara di sana sudah menutup pintu masuk ternak,” ujar Yohana.

Ia menjelaskan, 736 ekor sapi yang ditolak untuk transit di Surabaya sudah diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Tanjung Priok. Yohana mengatakan, informasi terkait penutupan pintu masuk bagi ternak di Jawa Timur baru diperoleh setelah kapal yang mengangkut ternak tersebut berlayar.

Baca juga : Surabaya Tolak 736 Ekor Sapi dari NTT

Yohana menegaskan, Pemerintah Provinsi NTT sudah memulai upaya pencegahan masuknya PMK. Gubernur NTT sudah mengeluarkan instruksi untuk melarang sementara masuknya ternak sapi, domba, kambing dan babi dari daerah yang sudah tertular. Ternak yang transit di daerah tertular pun tidak diizinkan masuk ke NTT.

“Kita juga sudah membentuk gugus tugas untuk mengawasi ternak yang akan masuk ke NTT,” jelasnya.

Yohana menjelaskan, Pemerintah tidak ada niat mempersulit para pengusah. Kendati demikian, Pemerintah juga tidak ingin ada kerugian yang lebih besar jika PMK masuk NTT.

NTT menjadi salah satu daerah pemasok ternak sapi terbesar ke daerah Jawa. Jumlah pengiriman sapi akan meningkat menjelang Idul Adha.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan NTT, Drh. Melky Angsar, M.Sc menjelaskan, NTT belum tertular PMK namun penyakit ini menimbulkan kerugian bagi peternak. Kerugian yang dimaksud Melky yakni terkait pasar untuk menjual ternak sapi.

Meski masih bisa mengirim sapi ke luar daerah, jumlah pengiriman pastinya akan berkurang. Pasalnya pengiriman hanya boleh menggunakan tol laut.

“Tol laut itu hanya bisa mengangkut 550 ekor sapi. Selama ini pengiriman cepat karena yang lain menggunakan kapal kargo,” jelas Melky.

Saat ini penggunaan kapal kargo sudah tidak diizinkan lagi. Yohana menjelaskan, jumlah kapal Cemara Nusantara atau tol laut yang masuk ke NTT sangat terbatas.

“CN (Cemara Nusantara) itu masih terbatas. Kita ada CN 1, CN 2, CN 3, Cn 5 dan CN 6,” jelas Yohana.

Untuk mengatasi pengiriman ternak yang meningkat menjelang Idul Adha, Melky mengatakan Pemerintah Provinsi saat ini sudah mengajukan permintaan ke Pemerintah Pusat untuk penambahan armada tol laut.

Baca juga: Cegah PMK, Gubernur NTT Larang Masuk Hewan Ternak dan Produk Turunannya

Untuk tahun 2022, menyiapkan 63.554 ekor ternak sapi yang akan dikirim ke luar daerah. Data yang diperoleh KatongNTT sampai Maret 2022, realisasi pengiriman mencapai 21,93 persen atau sebanyak 13.935 ekor sapi yang sudah di kirim ke luar NTT.

Selain sapi, NTT menyiapkan 4.945 ekor kerbau dan 4.844 ekor kuda di tahun 2022. Pengiriman ke luar daerah sampai Maret, untuk kerbau sebanyak 677 ekor dan kuda sebanyak 617 ekor.[Joe]

Tags: #Dinaspeternakanntt#pengirimansapi#penyakitmulutdankuku#PMK#YohanaLisapaly
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati