• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Paus Berkunjung, Indonesia – Timor Leste Bahas Pas Lintas Batas

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Paus Berkunjung, Indonesia – Timor Leste Bahas Pas Lintas Batas
0
SHARES
62
VIEWS

Kupang – Indonesia dan Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL) kembali aktif membahas penggunaan kembali Pas Lintas Batas (PLB) yang bisa digunakan oleh warga di sekitar perbatasan kedua negara.

Atase Imigrasi KBRI Dili, Andhika Pandu Kurniawan, berharap Timor Leste dapat mengaktifkan kembali PLB agar dapat digunakan warga perbatasan RI – RDTL

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

“Saya berharap Pemerintah Timor Leste dapat mengaktifkan kembali Pas Lintas Batas,” ujarnya dalam keterangan persnya awal April lalu.

PLB sendiri merupakan dokumen perjalanan yang berfungsi sebagai paspor dan sekaligus visa bagi masyarakat yang menetap di wilayah perbatasan darat RI-RDTL.

Baca juga : Zona Perdagangan Bebas dan Perbatasan Kembali Dibahas Indonesia-Timor Leste

PLB ini memudahkan masyarakat tradisional di perbatasan kedua negara untuk melakukan saling kunjung seperti upacara adat, keagamaan, kegiatan olahraga hingga perdagangan tradisional.

Indonesia melalui Kantor Imigrasi setempat telah mengaktifkan 6 dari 9 titik perlintasan di mana PLB telah diberlakukan bagi warga kedua negara. Titik perlintasan ini yaitu di Mota’ain – Batugade, Haumusu C/Wini – Wini, Metamauk – Salele, Napan – Bobometo, Haekesak/Turiskain – Tunubibi dan Builalo – Memo.

Kepala Sub Bagian Fasilitasi Pelayanan Lintas Batas Negara PLBN Mota Ain, Wilhemnus Mone juga mengungkapkan hal serupa terkait PLB. Ia ingin RDTL mengaktifkannya lagi.

“Agar dapat memudahkan para peziarah yang hendak ke Dili namun tidak memiliki paspor,” ujarnya di kesempatan terpisah.

Baca juga : Utusan Jokowi – Pemerintah Timor Leste Bahas Percepatan Kerjasama Perbatasan

Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Engelberthus Klau, pun pada awal Maret lalu pun mendukung Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI, Slimy Karim, yang mendiplomasi agar RDTL mengaktifkan lagi PLB.

“Harapan kami penggunaan Pas Lintas Batas dapat kembali diaktifkan oleh Pemerintah Timor Leste agar memudahkan masyarakat di kawasan perbatasan RI – RDTL yang tidak memiliki paspor, untuk sekedar berbelanja maupun mengunjungi kerabat atau keluarga di kedua negara” ungkap Engel.

Dirjen Intelijen Nasional Timor Leste, Longinus Monteiro secara terpisah mengatakan pengaktifan PLB ini tengah dibahas juga oleh pimpinan RDTL di Dili.

Terkait kunjungan Paus Fransiskus, ia menduga akan ada 25 ribu sampai 30 ribu peziarah dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang datang ke RDTL. Sementara jalur perbatasan yang digunakan hanya PLBN Motaain.

Baca juga : Ayodhia Respon Amerika Soal Pejabat NTT Terlibat TPPO

RDTL pun akan membentuk task force gabungan kedua negara mensiasati pemeriksaan dokumen para peziarah di PLBN Motaain.

“Kami akan mensiasati pemeriksaan dokumen para peziarah agar dilakukan cukup sekali di Indonesia dan tidak diulangi lagi di Pos Batugade, Timor Leste, agar mencegah terjadinya penumpukan pelintas,” jelasnya.

Paus Fransiskus dijadwalkan akan Timor Leste pada tanggal 9-11 September 2024 mendatang. Ia mengatakan rata-rata penginapan di Timor Leste telah penuh karena dipesan oleh Delegasi Vatikan dan negara lainnya. ****

Tags: #indonesia-timorleste#PasLintasBatas#PausFransiskus#RI-RDTL#TimorLeste
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati