• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

Paus Fransiskus Sebut Natal 2022 untuk Mengenang Korban Perang Ukraina

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 1 min read
A A
0
Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik sedunia (Vatican News)

Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik sedunia (Vatican News)

0
SHARES
42
VIEWS

Jakarta– Pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus menyatakan, perayaan Natal 2022 untuk mengenang penduduk Ukraina dan semua orang di dunia yang menderita akibat perang dan konflik.

Pernyataan Natal Paus Fransiskus itu disampaikan dalam Misa Malam Natal dan berkat Urbi at Orbi (Kepada Kota dan Dunia), 24 Desember 2022.

BacaJuga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

8 Januari 2026
Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

27 Desember 2025

Seperti dikutip dari Vatican News, Deputi Direktur editorial media ini, Alessandro Gisotti menjelaskan, Natal ini untuk memperingati penderitaan yang diakibatkan perang di Ukraina. Dan juga untuk semua orang yang terluka oleh berbagai konflik yang dilupakan di seluruh dunia.

Baca juga: Ukraina Dibombardir, Paus Fransiskus ke Kedutaan Rusia

Dalam berbagai kesempatan, Paus Fransiskus mengajak untuk berdoa bagi perdamaian dunia.

Dalam Misa Malam Natal di Basilika Gereja Santo Petrus, akan menghadirkan anak-anak dari Italia, India, Filipina, Meksiko, San Salvador, Korea dan Kongo.

Untuk menyuarakan perdamaian, Paus Fransiskus berencana berkunjung ke Kongo dan Sudan Selatan pada Januari 2023.

Sebelumnya, Paus Fransiskus menyerukan pesan penting kepada semua orang, baik pria maupun wanita yakni menjadi pembawa perdamaian.

Baca juga: Rumah Bapa Suci Resmi Berdiri di Tanah Arab

“Karena hal ini yang kita butuhkan hari ini!” kata Paus Fransiskus dalam pesan video yang direkam untuk anggota Mensajeros de la Paz.

Rohaniawan Katolik Angel Garcia Rodriguez sebagai pendiri dan pemimpin asosiasi Mensajeros de la Paz. Asosiasi ini didirikan di Spanyol tahun 1962 dan bekerja baik di level nasional maupun internasional untuk mempromosikan pembangunan manusia dan sosial. Saat ini organisasi non pemerintah ini bekerja di 75 negara di dunia.

Paus Fransiskus mengatakan, perdamaian dunia sedang dalam situasi menyedihkan saat ini. Untuk itu, Paus menyerukan perdamaian dalam segala situasi. *****

 

 

Tags: #Natal2022#PausFransiskus#PerangUkraina#Ukraina#UrbiatOrbi#Vatikan
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

by Rita Hasugian
8 Januari 2026
0

Kupang – PT PLN sedang menelusuri dan memvalidasi informasi dari nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang bahwa aktivitas bongkar muat batubara...

Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

by Rita Hasugian
27 Desember 2025
0

Kupang – Marselinus Seke menahan rasa sakit pada kedua kakinya yang bengkak setiap kali melangkah. Kulit kakinya melepuh,  mengeluarkan cairan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati