• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Pedagang Terpukul PPKM, Bupati Ende: Kita Perhatikan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Suasana-sepi-di-warung-Cave-Batu-Biru-di-Nangapanda-Kabupaten-Ende-NTT-15-Juli-2021. (Torres)

Suasana-sepi-di-warung-Cave-Batu-Biru-di-Nangapanda-Kabupaten-Ende-NTT-15-Juli-2021. (Torres)

0
SHARES
78
VIEWS

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro oleh Pemerintah Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi malapetaka bagi para pedagang.

Pemerintah Ende memperpanjang PPKM Mikro hingga 21 Juli 2021 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Namun para pedagang di Kota Ende sangat terpukul dengan PPKM Mikro yang menerapkan jam malam.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Penghasilan pedagang di Ende turun drastis akibat tempat usaha mereka seperti warung makan dan kios diwajibkan tutup pada jam 9 malam.

Seorang pedagang berusia 32 tahun berinisial N, menuturkan, penjualannya anjlok hingga 25 persen dibandingkan sebelum PPKM diberlakukan.

“Sangat mempengaruh sekali, dari 100 persen pendapatan, kami tinggal sekitar 25 persen,” katanya kepada KatongNTT.Com, 15 Juli 2021.

Sebelum PPKM diberlakukan, dia biasa membuka warungnya dari jam 6 sore hingga jam 1 malam. Namun setelah ada pembatasan warungnya hanya bisa buka sampai jam 9 malam. Penghasilan anjlok berdampak pada kesulitan untuk membayar pajak dan upah bagi karyawan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah satu warga berinisial (S I), pemilik rumah kopi di kota Ende. Dia mengatakan PPKM sangat mempengaruhi penghasilan keluarganya.

“Ini jadi kendala karena dibatasi sampai jam 9 malam. Ini sangat,sangat mempengaruh, sangat menurun, kita sampai tidak bisa bernafas sudah setengah mati,”ujarnya.

Dia juga kesulitan membayar cicilan pinjaman dan membayar upah karyawan.

Nada suaranya memprotes tentang pasar tradisional yang tetap dibuka, padahal menurutnya, risiko penularan Covid-19 lebih besar dibandingkan di warung kopi seperti miliknya. Kerumunan terjadi di pasar dan sebagian besar orang-orang yang berinteraksi di pasar berusia tua yang rentan terinfeksi Covid-19.

“Yang menjadi aneh kenapa pasar itu dibiarkan. Sebenarnya yang lebih beresiko itu di pasar. Kita di sini juga jaga jarak,” ujarnya.

Menanggapi keluhan para pedagang, Bupati Ende, Djafar mengatakan pemerintah tetap memperhatikan dampak sosial dan ekonomi.

“Tetap kita perhatikan soal dampak sosial,ekonomi, namanya dampak kita tetap perhatikan,”ujar Bupati Djafar.

Menurutnya, semuanya sudah diskenariokan dengan baik terkait keluhan warga. Data tentang dampak PPKM ini sudah ada dan akan segera ditindaklanjuti. Namun Bupati Ende tidak menjelaskan secara rinci tentang langkah konkrit mengatasi dampak PPKM terhadap para pedagang.

Data penyebaran Covid-19 tertanggal 14 Juli 2021 menyebutkan total kasus sebanyak 2.387, yang positif 947 orang, sembuh sebanyak 1.404 orang, dan meninggal 36 orang.

Proses vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Ende untuk sementara terpaksa berhenti, hal ini mengingat ketersedian vaksin covid-19 telah habis,

Sehari sebelumnya, Sekretaris Dinas Kesehatan Ende, Vitalis Kako menjelaskan jika stok vaksin di Ende kosong.

“Untuk stok vaksin di Dinas Kesehatan sedang kosong, dan sudah kita usulkan kembali untuk penambahan,” kata Vitalis.

Kekosongan vaksin di Ende terjadi karena belum ada pengiriman vaksin baru. Stok yang ada saat ini hanya dari pihak Polres dan TNI.

“Namun kita tidak bisa keluarkan tanpa ada penyampaian dari Polres dan Dandim,” ujar Vitalis.

Ketika ditanya kapan stok vaksin kembali tersedia di Kabupaten Ende, Vitalis menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu prosedur dari pemerintah pusat.

“Soal vaksin ini tetap dari pihak ke tiga. Kalau mereka kirim cepat kita dapat cepaf, kalau kirim terlambat kita juga terlambat.” (Torres/Rita Hasugian)

Tags: #Bupatiende#Covid19#Pedagang#PPKM
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati