• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Ustaz di TTS Tutupi Kasus Anak 14 Tahun Yang Dihamilinya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ustaz di TTS Tutupi Kasus Anak 14 Tahun Yang Dihamilinya
0
SHARES
89
VIEWS

Kupang – MK, seorang gadis pada salah satu desa di Kecamatan Ki’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), diduga dihamili AMA, seorang ustaz di desa itu. MK pun kini diketahui sudah melahirkan.

Gadis berusia 14 tahun ini sudah putus sekolah pasca ayah dan ibunya merantau ke Kalimantan dan akhirnya tinggal bersama si ustaz.

BacaJuga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

15 Agustus 2026
Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

8 Juli 2026

MK sebelumnya dirawat oleh kakeknya, ZT. Namun pria 60 tahun itu tidak mampu menghidupi cucunya sehingga diberikan ke ustaz berusia 59 tahun itu.

Baca juga : Pengasuh Ponpes Perkosa 2 Santri di Matim, Ancam Bunuh Orangtua Korban

ZT juga telah mengetahui cucunya telah dihamili dan melahirkan namun ia bersama si pengajar agama Islam itu berupaya menutupi kehamilan MK.

Polsek Ki’e juga mendapati informasi bahwa si ustaz berani memalsukan identitas MK agar tidak terjerat hukum.

Yunus selaku kepala desa (kades) pun akhirnya membuat pengaduan tertulis ke Polsek Ki’e usai mendapat informasi kehamilan MK dari petugas puskesmas yang memeriksa anak itu.

Baca juga : Transformasi Irene Kanalasari dari Penyintas Kekerasan Seksual Menjadi Pengacara Anak

Puluhan tokoh pemuda, tokoh adat, dan tokoh agama pun ikut mengadukan AMA agar masalah yang dihadapi MK bisa ditindaklanjuti dan dituntaskan.

Kapolsek Ki’e, Iptu Sunaryo, membenarkan laporan dari kades itu sudah masuk minggu sebelumnya. Pihaknya tengah meminta pihak desa untuk datang langsung membuat laporan polisi agar pemeriksaan terhadap AMA dan ZT bisa segera dilakukan.

Baca juga : Anak Pekerja Migran Berisiko Besar Jadi Korban Kekerasan Seksual

“Minggu lalu kepala desa sudah bersurat ke Kapolsek Ki’e soal dugaan ada ustaz atas nama AMA diduga menghamili seorang perempuan, 14 tahun. Anak ini yang dirawat di rumah pelaku,” jelas Kapolsek, Kamis 7 Desember 2023.

Setelah adanya laporan resmi maka kasus ini akan dilimpahkan dari Polsek Ki’e ke Polres TTS untuk proses hukum selanjutnya. Polsek Ki’e hanya berstatus sebagai pemeliharaan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). ***

Tags: #gadisdihamiliustaz#PolresTTS#PolsekKi'e#ustazhamilianakdibawahumur
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

by Rita Hasugian
15 Agustus 2026
0

“Kami ndak beli bahan makanan. Hasil ladang ini cukup untuk setahun,” kata Suwandang (51). Akhir Juni lalu, rumahnya ramai. Warga...

Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

by KatongNTT
8 Juli 2026
0

 KatongNTT – Aktivitas proyek panas bumi di Bondowoso (Jawa Timur), Mandailing Natal (Sumatera Utara), dan Ngada (Nusa Tenggara Timur)  telah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati