• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Waspadai Dampak Ex Siklon Ellie Di NTT

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Eks Siklon Tropis Ellie di Australia Picu Angin Kencang dan Hujan Lebat di NTT (Dok. BMKG)

Eks Siklon Tropis Ellie di Australia Picu Angin Kencang dan Hujan Lebat di NTT (Dok. BMKG)

0
SHARES
134
VIEWS

Kupang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, Ex Siklon Tropis Ellie tumbuh di Australia picu cuaca ekstrim di NTT.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, cuaca ekstrim terjadi karena adanya pusat tekanan rendah menghilang pada laut bagian Utara. Akan tetapi bibit eks siklon tropis ellie muncul. Terpantau berada di daratan Australia bagian Barat.

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

Baca Juga: BMKG Tepis Ada Badai, Waspada Dampak Cuaca Ekstrim

“Jadi karena punah dan bergerak ke Samudera Hindia dapat fenomena baru saat ini. Nampaknya berpeluang untuk menjadi bibit siklon berkembang menjadi siklon ellie,” jelas Dwikorita pada konferensi pers daring, Jumat, 30/12/2022.

Hal ini secara tidak langsung menyebabkan hujan ringan hingga sangat lebat yang disertai angin kencang.

Hujan yang terjadi ialah hujan sporadis. Yaitu hujan yang terjadi dalam durasi singkat kurang dari satu jam, namun dalam intensitas yang tinggi.

Angin kencang berkisar antara 25-45 kilometer per jam. Maksimum mencapai 65 kilometer per jam.

Baca Juga: 1.674 Jiwa Terdampak Banjir Di Kabupaten Kupang

Tinggi gelombang di laut dapat mencapai 2.5-6 meter.

Laut Sumbawa, laut Flores, laut Sawu, dan pulau Sumba ketinggian gelombang mencapai 2.5-4 meter.

Sedangkan ketinggian gelombang di perairan Kupang hingga pulau Rote dan laut Timor mencapai 4-6 meter.

Diprediksi kecepatan angin akan berkurang di 7/1/2023 nanti. Namun, mengingat puncak musim hujan di NTT terjadi di Januari, maka diimbau untuk tetap waspada. Hujan dan angin kencang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, banjir bandang, banjir rob (banjir di wilayah pesisir), tanah longsor, pohon tumbang. Rusaknya atap bangunan/prasarana, jalanan licin, dan sambaran petir.

Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing, patut waspada akan potensi longsor. Serta banjir bandang pada saat terjadi hujan dengan durasi yang panjang.*****

Tags: #Angin#CuacaDiNTT#CuacaEkstrimNTT#Cuacahariini#CuacaMaritim#cuacaNTT#curahhujantinggi#EksEllie#EksSiklonEllie#hujanlebat#Hujanpetir
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati