• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Waspada, 318 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Kupang

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pasien Covid-19 di Kota Kupang meningkat drastis (Satgas Covid-19 Kota Kupang)

Pasien Covid-19 di Kota Kupang meningkat drastis (Satgas Covid-19 Kota Kupang)

0
SHARES
202
VIEWS

Kasus Covid-19 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkat drastis. Tercatat ada 318 kasus aktif sampai Rabu (16/2/2022) pukul 15.00 WITA.

Dalam sehari, terjadi penambahan 94 kasus terkonfimasi positif. Hanya 6 pasien yang dinyatakan sembuh dihari yang sama.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Selama 3 hari terakhir, dari tanggal 14-16 Februari, penambahan kasus terkonfimasi sebanyak 189 kasus. Dan pasien Covid-19 di Kota Kupang yang sembuh hanya 17 orang dalam 3 hari terakhir.

Juru bicara Satgas Covid-19, Ernest Ludji yang dihubungi katongNTT di Kupang menjelaskan, peningkatan jumlah kasus ini belum bisa dipastikan disebabkan oleh varian Omicron.

“Omicron atau bukan itu bisa diketahui karena sampel kami kirimkan ke Litbangkes di Jakarta dan Surabaya,” tulis Ernest dalam pesan WhatsApp.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati menyebut pasien yang terdeteksi positif varian Omicron di Kota Kupang baru tercatat dua orang. Satu diantaranya sudah dinyatakan sembuh sebelum hasil pemeriksaannya keluar.

“(Sampel) yang lain masih menunggu hasil dari Litbangkes melalui lab Provinsi dan RSUD Yohanes Kupang,” jelas Retnowati.

Penyebaran kasus aktif Covid-19 hampir menyeluruh di semua kelurahan. Dari 51 kelurahan di Kota Kupang, hanya 5 kelurahan yang masuk kategori zona hijau atau bebas pasien. 10 kelurahan masuk zona merah (> 10 kasus aktif), 16 kelurahan zona orange (6-10 kasus aktif) dan  20 kelurahan zona kuning (1-5 kasus aktif).

Sebagian besar pasien aktif melakukan isolasi mandiri (isoman). Jumlah pasien yang isoman sebanyak 240 orang. 78 orang menjalani isolasi di rumah sakit.

Kasus Covid-19 di Kota Kupang menyebar melalui dua kluster. Ernest menyebut kasus Covid-19 menyebar melalui kluster keluarga dan pelaku perjalanan.

Pemeriksaan spesimen selama 3 hari terakhir melampaui target harian 1.000 spesimen. Spesimen paling banyak diperiksa pada 15 Februari sebanyak 1.378 spesimen. Pada 16 Februari sebanyak 1.197 spesimen dan 1.087 spesimen pada 14 Februari.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19, tingkat vaksinasi dosis satu di Kota Kupang mencapai 98,91 persen dengan capaian sasaran 329.985 orang. Dan vaksinasi dosis dua sudah diberikan bagi 243.959 orang atau 73,12 persen dari target 333.628 orang yang harus divaksin. (K-04)

Tags: #beritakotakupang#Covid-19#covid-19kotakupang#katongntt#varianomicron
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati