• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

30 Rumah di Amarasi Rusak Akibat Gempa 6,6 Magnitudo

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
30 Rumah di Amarasi Rusak Akibat Gempa 6,6 Magnitudo
0
SHARES
183
VIEWS

Kupang – Gempa bumi di Kabupaten Kupang mengakibatkan sekitar 30 rumah di wilayah Amarasi rusak ringan.

Gempa berkekuatan 6.6 magnitudo ini terjadi sekira pukul 05.04 WITA pada Kamis 2 November 2023 yang juga turut dirasakan di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Polsek Amarasi Polres Kupang merangkum data sementara yaitu sekitar lima desa atau kelurahan di wilayah Kecamatan Amarasi, Kecamatan Amarasi Selatan dan Kecamatan Amarasi Barat yang cukup terdampak.

Baca juga : Gempa di Nagekeo Terasa Sampai Denpasar

Kapolsek Amarasi, Polres Kupang, Ipda Thomas Radiena, menyebut untuk di Amarasi Selatan sendiri ada rumah warga dan gereja yang terdampak.

Kerusakan pada lantai Pos Polisi Amarasi akibat gempa 6,6 magnitudo. (Dok. Polsek Amarasi)

Ada 4 rumah mengalami keretakan tembok di Kelurahan Sonraen, 15 unit rumah di Desa Retrae dan 10 unit rumah di Desa Sahraen. Begitu juga di Desa Nekmese ada 1 rumah dengan kerusakan pada temboknya.

Ada pula 3 unit gereja yang mengalami kerusakan yaitu pagar tembok Gereja Imanuel di Kelurahan Buraen, tembok GBI Firdaus di Desa Retraen dan Gereja Ebenhaezer.

“Jumlah rumah warga yang rusak di Kecamatan Amarasi Selatan sebanyak 31 unit dan 3 unit gereja pun rusak,” tandasnya.

Baca juga : Gempa Bumi M 6.1 Guncang Timor, Tak Ada Potensi Tsunami

Sementara di Kecamatan Amarasi Barat yaitu di Desa Nekbaun ada 1 unit rumah retak pada temboknya dan 1 rumah Desa Tunbaun pun dengan kerusakan yang sama.

Rumah salah satu warga di Kecamatan Amfoang Barat Laut rata dengan tanah. (Ist)

Kemudian juga di Kelurahan Teunbaun terdapat 2 buah fasilitas umum yakni Pos Polisi Amarasi dan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang mengalami retak pada tembok.

“Tidak ada korban jiwa akibat gempa ini. hanya ada kerusakan material,” ujar Kapolsek Amarasi.

Baca juga : Gempa M 7,4 Guncang Kalsel, Terasa Hingga Waingapu

Ia menyampaikan anggota Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Amarasi masih mendata lengkap rumah warga, gedung pemerintahan dan tempat ibadat yang terdampak gempa bumi pada subuh itu.

Sementara Kapolsek Sulamu, Ipda Berthoanus L. Apelaby juga melaporkan kerusakan yang terjadi pada Mako Polsek Sulamu. Beberapa ruangan pada bangunan itu rusak dan terjadi pergeseran. Plafon dan lantai keramik di Mako Polsek Sulamu pun mengalami kerusakan.

Rumah semi permanen milik seorang warga di Kecamatan Amfoang Barat Laut bernama Nehemia Ndun pun rata dengan tanah. Kerugian yang dialami lebih dari Rp 25.000.000.

Pagar roboh di salah satu gereja di wilayah Amarasi. (Dok. Polsek Amarasi)

Baca juga : Gempa Guncang TTU Terasa Hingga Flores dan Sumba

Sedangkan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Kupang Semmy Tinenti membenarkan kerusakan juga terjadi pada lantai 2 dan pintu masuk Kantor Bupati Kupang. Kantor Gubernur NTT juga mengalami keretakan pada tembok gedung.

Pasien di sejumlah rumah sakit di Kota Kupang juga sempat melarikan diri ke luar gedung saat gempa terjadi seperti di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik Kota Kupang.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini berada tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15 kilometer arah tenggara Kupang Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 25 kilometer. Gempa ini tidak berpotensi tsunami. ****

Tags: #Gempa6.6SRdiKupang#GempadiKotaKupang#Gemparusakrumahwargamarasi#KantorBupatiKupangrusak#KantorGubernurNTTrusak
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati