Kupang – Gempa berkekuatan 6,0 magnitudo di wilayah perairan Timor Tengah Utara (TTU) terasa hingga beberapa wilayah Pulau Flores.
Gempa yang terjadi Selasa 25 Juli 2023, pukul 08.25 WITA ini terjadi di 74 kilometer Barat Laut TTU dengan kedalaman 75 kilometer.
Wilayah Flores yang merasakan gempa pada ialah di Lembata, Alor, Maumere, Larantuka dan Ende. Lalu Sumba yaitu di Waingapu. Selain itu juga dirasakan di wilayah Pulau Timor seperti Soe, Kupang, Kefa dan Atambua.
Baca juga : BMKG Catat 365 Gempa Bumi di Sumba Sepanjang April 2023
“Untuk di Lembata sangat terasa seperti getaran di rumah seakan ada truk lewat. Begitu juga di Waingapu dan Soe yang getaran dirasakan oleh beberapa orang dan juga seperti truk lewat,” jelas Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Solakhudin.
Ia menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak panik karena gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Sementara ini pun belum tercatat adanya susulan.
Baca juga : Gempa di Turki, Tim KBRI Ankara Evakuasi 123 WNI dan Serahkan Bantuan
“Gempa ini tidak berpotensi tsunami,” kata dia.
Seorang pengajar di Seminari Lalian, Rafael Bani mengatakan getaran gempa dirasakan di Kefamenanu, Ibu Kota TTU.
“Sempat goyang, saya masih di tempat tidur, kaget,” kata Rafael melalui pesan Whatsapp kepada KatongNTT.com, Selasa, 25 Juli 2023.
Menurutnya, guncangan gempa dirasakan sekitar jam 7.30 WITA. Sejauh ini, kata dia, terjangan gempa tidak menimbulkan kerusakan di rumah atau sekitarnya.
Pada 12 Juli lalu gempa bumi juga mengguncang Sumba Barat Daya tepatnya 50 kilometer dari wilayah Kodi. Gempa yang terjadi 15.39 WITA itu berkekuatan 5,3 magnitude dengan kedalaman 10 kilometer.****




