• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Warga 3 Desa Tolak PDAM Soe Kelola Sumber Air Lipan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ketua-Kelompok-BPSPAM-Thobias-Mnune-menolak-jika-sumber-mata-air-Lipan-dikelolah-PDAM-ataupun-lembaga-lain (Gi-KatongNTT.com)

Ketua-Kelompok-BPSPAM-Thobias-Mnune-menolak-jika-sumber-mata-air-Lipan-dikelolah-PDAM-ataupun-lembaga-lain (Gi-KatongNTT.com)

0
SHARES
219
VIEWS

Warga tiga desa di Kecamatan Tobu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur tegas menolak PDAM Soe mengelola sumber mata air Lipan.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Beberapa tokoh warga dari tiga desa yakni Desa Tutem, Desa Pubasu, dan Desa Tobu menegaskan, warga sendiri yang mengelola jaringan air bersih tersebut.

Untuk itu, warga telah membentuk Badan Pengurus Sistem Penyedia Air Minum (BPSPAM) sebagai pengelola sumber mata air Lipan. Badan ini beranggotakan 12 orang sebagai perwakilan dari tiga desa.

BPSPAM juga berencana memasang meteran air bersih di 3 Desa yakni Tutem, Pubasu dan Tobu sebanyak 220 Sambungan Rumah (SR). Rinciannya, 100 SR terdapat di Desa Tutem, 12 SR di Pubasu dan 108 SR di Desa Tobu.

Untuk mengantisipasi terjadi kerusakan, BPSPAM dan masyarakat di 3 desa sepakat mengadakan iuran Rp 25.000 per SR per bulan. Iuran dikelola oleh masyarakat.

Warga di 3 desa itu menolak PDAM Soe karena mereka menduga kuat pendapatan dari pengelolaan air Lipan akan masuk Pendapatan Asli Daerah. Dengan begitu, warga tidak mendapatkan apa-apa.

“Kalau PDAM ambil alih, maka PAD masuk ke pemerintah, kami masyarakat nol, oleh karena itu kami akan tolak, kami akan rugi nanti,” kata Thobias Mnune, Ketua BPSPAM kepada KatongNTT, Jumat, 13 Agustus 2021.

Pemerintah Daerah TTS saat ini memperluas jaringan sumber mata air Lipan ke bak penampungan sekitar 2 kilometer jaraknya.

Perluasan ini menelan biaya Rp 6,1 miliar yang bersumber dari APBN dan Rp 905 juta dari APBD TTS.

Sebelum perluasan jaringan air bersih dikerjakan 2020, masyarakat Desa Tutem bersama Pemda TTS membuat surat pernyataan. Surat itu berisikan penolakan sumber mata air Lipan dikelola PDAM Soe maupun pihak lain.

Menurut Thobias, Dinas Kehutanan sudah menyerahkan kewenangan dan pengelolaan sumber mata air Lipan kepada masyarakat.

“Kami tidak akan terima jika pemerintah ambil alih, PDAM tidak bisa ambil alih, karena sudah ada pernyataan penolakan dan ada penyerahan oleh Kehutanan kepada masyarakat,” kata Thobias.

Bupati TTS Egusem Pieter Tahun meminta Camat Tobu Yusak Talan segera memproses administrasi penyerahan pengelolaan sumber mata air Lipan ke pemerintah.

Bupati TTS juga meminta masyarakat untuk menjaga fasilitas air yang telah dibangun. Air, ujarnya, harus dimanfaatkan untuk lahan pertanian dan tidak terbuang percuma.

“Nanti pemerintah bantu bibit bagi masyarakat untuk tanam, sehingga air tidak terbuang sembarangan. Harus fungsikan air yang ditarik dari sumber mata air untuk masyarakat,” kata Egusem.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten TTS, Yakob Ama Lay mengatakan APBN sebesar Rp 6,1 miliar untuk memperluas jaringan air bersih sepanjang 16 kilometer. Anggaran itu termasuk untuk pemasangan meteran air bersih bagi warga.

Setelah perluasan jaringan air bersih, Yakob mengatakan kepada KatongNTT, sistem pengelolaan oleh BPSPAM.

“Masyarakat yang kelola karena sudah ada kelompok yang dinamakan BPSPAM untuk mengelola, kalau dari pihak lain saya tidak tahu,” Kata Yakob. (Gi)

Via: Penulis: Gi | Editor: Rita Hasugian
Tags: #Bupatitts#Kabupatentts#Pdamsoe#Sumberairlipan#Wargatolakpdamsoe
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati