• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Gunung Lewotobi Laki-laki Turun Status, Ada 4 Lansia Meninggal

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Gunung Lewotobi Laki-laki Turun Status, Ada 4 Lansia Meninggal
0
SHARES
25
VIEWS

Kupang – Status Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) turun dari Awas (Level IV) ke Siaga (Level III).

Turunnya status ini ditandatangani Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pukul 12.00 WITA, 29 Januari 2024. Dengan begitu radius aktivitas warga yang sebelumnya 5 kilometer (km) dari pusat erupsi kini menjadi 4 km.

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

Baca juga : Erupsi Lewotobi, Anak Pengungsi Belajar di Tenda Hingga Pindah ke Sikka 

Menurut Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef, luncuran awan panasnya juga sudah mulai berkurang yaitu 1 km dari pusat erupsi.

Sebelum turunnya status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki ini dilaporkan ada 4 lansia yang meninggal dunia. Mereka adalah pengungsi yang menempati tenda pengungsian di Desa Konga, Kecamatan Tetihana.

Empat lansia ini berusia antara 65 tahun sampai 96 tahun. Mereka menderita sesak napas dan diduga juga akibat depresi. Seorang lansia menghembuskan napas terakhir di tenda pengungsian sementara 3 lainnya di rumah sakit dan puskesmas.

Baca juga : Dampak Sekolah Subuh, Siswa Rentan Depresi dan Bunuh Diri

“Kemarin juga ada yang meninggal. Mereka meninggal karena lanjut usia dan sakit bawaan yang diakibatkan sesak napas, asam urat dan rematik. Demikian info yang saya dapat,” kata Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi, Senin 29 Januari 2024.

Sementara jumlah pengungsi per 29 Januari 2024 sebanyak 6.269 jiwa yang di antaranya ada pengungsi usia lansia yaitu 309 jiwa di tenda, 357 jiwa di rumah warga dan 10 jiwa fasilitas umum. ***

Tags: #GunungLewotobistatusSiaga#lansiameninggal#PengungsiGunungLewotobimeninggal#pengungsilansiaGunungLewotobi
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati