• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, April 27, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Banjir di Kupang, 13 Warga Bakunase Mengungsi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lurah Bakunase bersama warga memantau banjir (Dok. Lurah Bakunase )

Lurah Bakunase bersama warga memantau banjir (Dok. Lurah Bakunase )

0
SHARES
328
VIEWS

Hujan yang mengguyur Kota Kupang sejak 22-23 Februari mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir. Sebanyak 13 warga di Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja mengungsi ke rumah tetangga.

Dua rumah di pinggir sawah Bakunase terendam banjir dengan ketinggian permukaan air mencapai pinggang.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Informasi yang dihimpun katongNTT warga yang terdampak berada di RT 11, RW 04. Rumah yang terendam banjir masing-masing milik Maria Tamonob-Wae dengan jumlah anggota keluarga 7 orang dan Arwadi Hauteas, jumlah anggota keluarga 5 orang.

“(Mereka) sementara mengungsi di rumah warga atas nama Pendeta Emy Sahertian,” kata Lurah Bakunase, Wilhelmus Diken kepada katongNTT, Kamis (24/2/2022).

Diken mengatakan, ada 41 keluarga yang terdampak cuaca ekstrem dengan total jiwa 182 orang. Namun hanya 2 keluarga yang mengungsi, sementara 39 keluarga tetap tinggal di rumah mereka.

Pendeta Emy Sahertian mengatakan, rumah Mama Maria terendam air hingga pinggang. Akibatnya semua barang termasuk tempat tidur, pakaian dan dokumen-dokumen penting seperti ijazah ikut terendam.

“Mereka perlu mengungsi ke tempat kering terutama anak-anak yang masih kecil,” kata Pendeta Emy.

Rumah milik Arwadi Hauteas letaknya agak diatas sehingga air cepat surut. Namun mereka perlu mengungsi karena ada 3 orang anak kecil dalam rumah.

Diken mengatakan, saat ini kerugian belum bisa dihitung karena air belum surut. “Kondisi ini kami sudah laporkan ke Dinas teknis dan masih menunggu tindak lanjut,” jelas Diken.

Kepala BPBD Kota Kupang, Ernest Ludji menyampaikan, banjir terjadi di 6 Kecamatan di Kota Kupang. Tinggi permukaan air berkisar antara 15-50 centimeter. Data sementara yang dihimpun, ada 197 KK yang terdampak banjir dengan total jiwa 985.

Ernest menjelaskan, 23 keluarga di Kelurahan Fatululi mengungsi ke Gereja Menara Kesaksian. Total ada 115 jiwa yang diungsikan.

Dalam data yang disampaikan BPBD Kota Kupang, korban di kelurahan Bakunase belum terdata. Ernest mengatakan, tim SAR melakukan evakuasi terhadap 1 keluarga di kelurahan Alak, tepatnya di belakang Rumah Sakit Angkatan Laut yang terjebak banjir dalam rumah.

“Pihak BPBD Kota Kupang terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan OPD terkait dalam pendataan dan penanganan,” kata Ernest.(K-04)

Tags: #banjirdiKotaKupang#hujanderas#katongntt#Kotakupang#wargamengungsi
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati