• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

Peluang Kerja di Jepang dan Jerman Bagi Perawat Asal NTT

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Kepala BP2MI NTT Benny Rhamdani melepas PMI program G to G ke Jepang pada Desember 2020 (dok. BP2MI)

Kepala BP2MI NTT Benny Rhamdani melepas PMI program G to G ke Jepang pada Desember 2020 (dok. BP2MI)

0
SHARES
475
VIEWS

Kupang – Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama penempatan pekerja migran Indonesia (PMI)  di luar negeri melalui program Government to Government (G to G). PMI yang akan kerja melalui skema ini ditempatkan di Jepang, Jerman dan Korea Selatan.

Kepala UPT. BP2MI Nusa Tenggara Timur (NTT), Siwa menjelaskan, PMI yang mengikuti program ini akan ditempatkan langsung oleh Pemerintah Indonesia ke negara tujuan penempatan. Dalam program ini, Pemerintah Indonesia diwakili oleh BP2MI.

BacaJuga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

8 Januari 2026
Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

27 Desember 2025

Siwa mengatakan, Indonesia menjalin kerja sama dengan Jepang dan Jerman untuk mengirim tenaga perawat. Sedangkan kerja sama dengan Korea Selatan disepakti untuk bidang industri dan perikanan.

“Alur proses penempatan PMI setiap negara sedikit berbeda, namun semua dimulai dari pendaftaran melalui website BP2MI,” kata Siwa kepada KatongNTT, Kamis (5/5/2022).

Penempatan PMI di Jepang untuk tahun 2023 sudah dibuka. Kendati demikian, kata Siwa, dari NTT belum ada yang mendaftar. Menurutnya, ada PMI asal NTT yang bekerja dari tahun sebelumnya, namun mereka mendaftar di luar Provinsi NTT dan prosesnya tidak dilakukan di NTT.

Pemerintah sudah membuka pendaftaran penempatan PMI di Jerman pada April 2022 lalu. Sedangkan penempatan tahun 2022 ini dibuka tahun 2021 lalu.

Siwa menjelaskan, ada 12 orang dari NTT yang mendaftar untuk bekerja di Jerman. Verifikasi dokumen 4 orang calon PMI dilakukan di NTT, sisanya dilakukan di luar NTT. Dari 12 orang tersebut, 4 orang dinyatakan tidak lulus. Saat ini jelas Siwa ada 8 orang yang sedang mengikuti tahap latihan Bahasa Jerman.

“Korea Selatan belum ada PMI asal NTT,” ujarnya.

Informasi peluang kerja ke luar negeri ini sudah disebarkan oleh UPT. BP2MI NTT melalui sosialisasi kepada semua STIKES dan Poltekkes di Kota Kupang. Siwa menjelaskan, pihaknya juga sudah bersurat  kepada Dinas Ketenagakerjaan masing-masing daerah di NTT untuk menyampaikan informasi tersebut kepada para pencari kerja.

“Belum lama ini kami kerja sama dengan Poltekkes Kemenkes Kupang dan STIKES Maranatha Kupang untuk sosialisasi melalui webinar,” jelasnya.

Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, R. H. Kristina mengatakan, program G to G merupakan angin segar di tengah penyerapan tenaga kesehatan yang terbatas. Pihaknya menyambut baik program dari Pemerintah tersebut.

Menurutnya, Poltekkes Kemenkes Kupang setiap tahun menghasilkan lulusan perawat baik D3 maupun ners (profesi) dalam jumlah yang cukup banyak. Namun di pasar kerja, kebutuhan IDUKA (industri dunia kerja) sangat terbatas.

Pihaknya mendorong para lulusan maupun mahasiswa untuk memanfaatkan peluang bekerja di luar negeri yang disiapkan oleh Pemerintah ini. Jurusan Keperawatan di Poltekkes Kemenkes Kupang, kata Kristina tersebar di empat daerah yakni di Kota Kupang, Ende, Waingapu dan Waikabubak.

Ia menjelaskan, institusi sudah menyiapkan berbagai strategi seperti sosialisasi dan mediasi peluang kerja ke luar negeri, menjalin kerja sama dengan BP2MI dan kerja sama dengan lembaga khusus yang merekrut pekerja ke luar negeri. Di dalam institusi, kampus akan menerapkan mata kuliah bahasa Jepang pada mata kuliah kurikulum lokal.

“Kerjasama dengan BP2MI meliputi mediasi, rekrutmen lulusan ke luar negeri, webinar-webinar yang melibatkan pengurus pusat pekerja migran dengan pihak luar negeri,” ujar Kristina.

Kendala calon PMI asal NTT diterima bekerja di luar negeri adalah penguasaan bahasa. Siwa menjelaskan, bagi calon PMI yang akan bekerja di Jepang diharuskan untuk memiliki kemampuan dasar berbahasa Jepang level N5. Level ini merupakan level paling dasar dalam bahasa Jepang. Sementara yang ingin bekerja di Korea Selatan sudah harus bisa berbahasa Korea saat mengikuti tes.

Bagi calon PMI yang akan bekerja di Jepang, kata Siwa, setelah lulus akan dilatih bahasa Jepang oleh Japan Pundation selama 6 bulan di Jakarta.

“Jerman bagus karena kalau lulus tes wawancara oleh Dinas Tenaga Kerja mereka akan dilatih bahasa Jepang baru berangkat. Jerman dilatih oleh orang Jerman,” kata Siwa.

Siwa mengatakan, ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh PMI yang mengikut program G to G, yakni penempatan sesuai jabatan keahlian, gaji besar dan soal perlindungan selama di negara tujuan bekerja menjadi tanggungjawab negara.

Ia mengatakan, calon PMI yang akan bekerja di Jepang dan Jerman merupakan perawat lulusan S1 nurse dan diploma kesehatan. Untuk industri dan perikan di Korea Selatan sesuai jabatan keahlian. Ia menyarankan para pencari kerja mengakses website bp2mi.go.id untuk mengetahui informasi lebih lengkap terkait program G to G.

“Bagi Pencaker asal NTT  yang memenuhi syarat dan domumen Program G to G kiranya dapat merebut kesempatan kerja tersebut sehingga tidak bergantung pada Jabatan Penata Laksana Rumah Tangga dan Pekerja Perkebunan pada Negara tertentu saja,” kata Siwa.(Joe)

Tags: #BP2MI#bp2mintt#kerjadijepang#kerjadijerman#perawatntt#poltekkeskemenkeskupang#programgtog
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

by Rita Hasugian
8 Januari 2026
0

Kupang – PT PLN sedang menelusuri dan memvalidasi informasi dari nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang bahwa aktivitas bongkar muat batubara...

Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

by Rita Hasugian
27 Desember 2025
0

Kupang – Marselinus Seke menahan rasa sakit pada kedua kakinya yang bengkak setiap kali melangkah. Kulit kakinya melepuh,  mengeluarkan cairan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati