• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

Calon Anggota dari NTT Ingin Komnas HAM Suarakan Kejahatan Antarnegara

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Maria Rita Ida Hasugian (kiri) calon anggota Komnas HAM RI menyampaikan visinya dalam dialog publik di Jakarta (YouTube Komnas HAM RI)

Maria Rita Ida Hasugian (kiri) calon anggota Komnas HAM RI menyampaikan visinya dalam dialog publik di Jakarta (YouTube Komnas HAM RI)

0
SHARES
181
VIEWS

Jakarta – Proses seleksi calon anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI periode 2022-2027 memasuki tahapan dialog publik. Maria Rita Ida Hasugian, calon anggota Komnas HAM dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam sesi dialog publik itu menginginkan lembaga independen itu banyak menyuarakan soal kasus kejahatan HAM antarnegara.

“Saya ingin Komnas HAM semakin memiliki kekuatan untuk berbicara tentang kasus HAM yang lebih rumit dan kejahatan antaranegara,” kata Maria saat dialog Calon Anggota Komnas HAM RI di Jakarta, Rabu (8/6/2022).

BacaJuga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

8 Januari 2026
Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

27 Desember 2025

Visi tersebut disampaikannya berdasarkan pengalamannya di lapangan sebagai seorang wartawati. Pendiri media berita online KatongNTT.com itu menilai lembaga HAM hingga kini masih tergolong lemah dalam memahami kasus-kasus yang terjadi di lapangan, terutama di daerah pinggiran.

“Saya bicara atas pengalaman kemudian mereka tersingkirkan dan mungkin tidak terjangkau selama ini,” papar Maria.

Ia mengatakan, kejahatan lintas negara terbanyak adalah human trafficking, perbudakan dan penyiksaan ABK Indonesia di luar negeri.

Di NTT, kasus human trafficking berkedok pekerja migran cukup tinggi. Bahkan ada ABK asal NTT yang hilang di luar negeri dan sampai hari ini belum ada kepastian nasib mereka.

Ke depan jika terpilih, wartawati yang telah mengabdi di dunia pers sejak 1996 tersebut ingin Komnas HAM memiliki kemampuan lobi yang lebih kuat. Tidak hanya di dalam negeri, tetapi di kancah global terkait fungsi lembaga, yakni memajukan, memenuhi, dan melindungi setiap warga negara dalam konteks HAM.

Hal tersebut merujuk pada Pasal 28 Ayat (1) yang menyebutkan bahwa HAM dan nilai-nilai HAM tidak dapat dikurangi dalam kondisi apa pun.

Menurut dia, hal tersebut sangat penting diperhatikan untuk ke depan karena kejahatan HAM sudah melibatkan atau terjadi antarlintas negara.

“Ada warga negara kita di luar sana yang tidak tahu dan bagaimana harus mengakses Komnas HAM,” jelas Maria.

Akibatnya, papar dia, banyak warga negara Indonesia di luar negeri terpaksa kehilangan nyawa akibat birokrasi yang terlalu panjang.

“Imbasnya, pemenuhan dan perlindungan mereka terabaikan,” kata Maria.

Ia ingin lembaga negara independen tersebut bekerja efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi digital informasi semaksimal mungkin. Dengan demikian, masyarakat yang jauh atau sulit dijangkau tetap dapat dilindungi soal pemenuhan HAM sebagaimana amanat konstitusi.(Joe/ANTARA)

Baca juga: KatongNTT Gelar Pelatihan 3 Hari Membangun Karakter Melalui Penulisan Kreatif

Tags: #calonanggotakomnasham#kejahatanhamantarnegara#Komnashamri#mariaritaidahasugian#pendirikatongntt
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

by Rita Hasugian
8 Januari 2026
0

Kupang – PT PLN sedang menelusuri dan memvalidasi informasi dari nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang bahwa aktivitas bongkar muat batubara...

Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

by Rita Hasugian
27 Desember 2025
0

Kupang – Marselinus Seke menahan rasa sakit pada kedua kakinya yang bengkak setiap kali melangkah. Kulit kakinya melepuh,  mengeluarkan cairan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati