• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

NTT Dilanda Angin Kencang Sampai 23 Juni, Ini Penyebabnya

Rita Hasugian by Rita Hasugian
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi angin kencang

Ilustrasi angin kencang

0
SHARES
1k
VIEWS

Kupang – Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) berpotensi dilanda angin kencang pada 22-23 Juni 2022. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah NTT, Selasa (21/6/2022).

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi menjelaskan cuaca ini disebabkan oleh adanya daerah siklonik di Selat Karimata, sebelah barat Kalimantan. Keberadaan tekanan rendah ini, kata Agung menyebabkan angin kencang di wilayah NTT.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Angin kencang juga terjadi pada kemarin di beberapa wilayah di NTT seperti Pulau Timor, Rote, Sabu dan Sumba.

BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang juga mengeluarkan peringatan dini potensi kebakaran hutan pada 22 Juni di wilayah NTT. Sebagian besar wilayah NTT masuk kategori sangat mudah terjadi kebakaran atau zona merah.

Seluruh wilayah pulau Rote dan Sabu, sebagian besar di Timor, Sumba dan Alor berada pada tingkat kerentanan tinggi terhadap kebakaran lahan dan hutan. Selanjutnya pulau Alor, Lembata, Sikka, Flores Timur dan sebagian Kabupaten Nagekeo juga berada pada tingkat kerentanan yang sama.

Kondisi ini disebabkan oleh alang-alang dan dedaunan yang menutupi lantai tanah dalam kondisi sangat kering sehingga sangat mudah terbakar.

Hanya sebagian kecil Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Sumba Barat, TTS dan Ende yang berada pada kategori sulit terbakar. Kondisi ini karena penutup lantai tanah berupa alang-alang dan dedaunan dalam keadaan basah.

Angin kencang yang terjadi di wilayah NTT sangat beresiko tinggi meluaskan kebakaran hutan dan lahan. Agung mengingatkan warga NTT untuk tetap waspada terhadap kondisi ini.

“Waspadai angin kencang yang sifatnya kering di musim kemarau yang bisa menyebabkan meluasnya kebakaran hutan dan lahan di NTT,” jelas Agung dalam keterangan resminya.(Joe)

Baca juga: Pengiriman Sapi dari NTT Menurun Drastis

Tags: #anginkencang#kebakaranhuta#kebakaranhutandanlahan#kebakaranlahan#wilayahntt
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati