• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Gempa di Cianjur Menewaskan 46 Orang dan 700 Terluka

Rita Hasugian by Rita Hasugian
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Rumah warga ambruk diterjang Gempa berskala 5,6 di Cianjur, Provinsi Jawa Barat pada Senin siang, 21 November 2022. (Dok.Basarnas)

Rumah warga ambruk diterjang Gempa berskala 5,6 di Cianjur, Provinsi Jawa Barat pada Senin siang, 21 November 2022. (Dok.Basarnas)

0
SHARES
246
VIEWS

Jakarta – Sedikitnya 46 orang tewas dan 700 orang terluka diterjang gempa berskala 5.6 di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin siang,21 November 2022.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer arah barat daya Kabupaten Cianjur.  Gempa dilaporkan tidak menimbulkan tsunami.

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

Jumlah korban tewas sebanyak 46 orang itu dilaporkan Reuters sekitar  jam 18.00 WIB.  Sementara situs resmi BMKG dalam laporan update pada jam 16,24 WIB menyebutkan, jumlah yang tewas sedikitnya 17 orang dan 19 warga mengalami luka-luka.

Baca juga: Gempa M 4,3 Guncang Flores Timur, Terasa di Lembata

“BNPB terus melakukan pendataan jumlah korban, korban jiwa khususnya di Kabupaten Cianjur 17 orang meninggal dunia dan 19 warga alami luka-luka cukup berat,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam pernyaaan pers pada Senin ini jam 16.15 WIB.

Selain menimbulkan korban jiwa, gempa di Cianjur telah merusak infrastruktur termasuk rumah dan fasilitas umum.  Berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Operasi BNPB, gempa telah merusak 343 unit rumah, satu unit pondok pesantren rusak berat, Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur juga rusak.

Empat uni gedung pemerintah, tiga unit fasilitas pendidikan, satu unit sarana ibadah, satu toko dan satu café juga mengalami kerusakan.  Satu ruas jalan di Cianjur terputus

Baca juga: 333 Kali Gempa Terjang NTT Selama April 2022

Basarnas mengirimkan 6 tim SAR pasca gempa di Cianjur. Tim SAR dikerahkan dari daerah yang dekat ke lokasi bencana seperti Jakarta, Bandung, Cilacap, dan Semarang. Sementara Kantor Pusat Basarnas mengerahkan Tim Basarnas Special Group sebanyak 10 personil.

“Semua tim SAR dilengkapi dengan peralatan exstrikasi untuk membongkar korban yang kemungkinan masih tertimpun reruntuhan,” kata Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi melalui Kepala Biro Humas dan Umum S. Riyadi, *****

 

 

 

 

 

 

 

Tags: #Basarnas#BMKG#BNPB#GempaCianjur#KabupatenCianjur
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati