• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Awal Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrim di NTT

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tangkapan Layar Prakiraan Awal Musim Hujan 2022 BMKG (Ruth)

Tangkapan Layar Prakiraan Awal Musim Hujan 2022 BMKG (Ruth)

0
SHARES
151
VIEWS

Jakarta – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengungkapkan, Indonesia akan memasuki musim hujan pada September 2022 hingga Januari 2023.

Disebutkan, curah hujan di Indonesia akan meningkat, diakibatkan melemahnya La Nina (fenomena alam yang menyebabkan udara lebih dingin atau curah hujan yang tinggi), disertai Indian Ocean Dipole (IOD) yang negatif.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

“La nina masih berlangsung dengan kondisi lemah. Kombinasi dengan IOD, suhu muka air laut yang menghangat, yang negatif mengakibatkan meningkatnya curah hujan di Indonesia. Hingga November akan terjadi peningkatan curah hujan,” jelas Dwikorita pada konferensi pers daring di Jakarta, Rabu 31 Agustus 2022.

Namun, awal musim hujan tidak serempak terjadi. Untuk NTT, diprediksi musim hujan akan dimulai pada Oktober 2022. Dengan kondisi hujan di sebagian wilayah NTT di atas normal.

NTT masuk dalam wilayah yang memasuki musim hujan lebih awal, sehingga dihimbau perlu waspada akan terjadinya cuaca ekstrim.

Guswanto,Deputi Bidang Metereologi BMKG mengatakan, sejak 2020 hingga akhir tahun 2022 masih dipengaruhi La Nina.

“Artinya, saat musim hujan itu lebih waspada lagi terhadap terjadinya cuaca ekstrim,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dwikorita menyebut untuk wilayah Indonesia yang mengalami hujan lebih awal, dapat dimanfaatkan untuk pertanian.

“Di sisi lain, dengan musim hujan yang tiba lebih awal, dapat dimanfaatkan pada sektor pertanian untuk mengawali aktivitas musim tanam yang lebih awal,” ujarnya.

Sedangkan puncak musim hujan tahun 2022/2023 di Indonesia umumnya terjadi di Desember 2022 – Januari 2023. Saat ini disebutnya masih berada pada musim kemarau.

Walau demikian, ada beberapa wilayah di Indonesia yang belum mengalami musim kemarau hingga kini dan diperkirakan akan mengalami musim hujan sepanjang tahun.

“Di antaranya, sebagaian Aceh, Sebagaian Sumatera Utara, sebagian Sumatera Barat, sebagain Kepulauan Riau, sebagian Bengkulu, dan sebagian Kalimantan Barat dan sebagian Kalimantan Tengah.” kata Dwikorita. *****

Tags: #AwalMusimHujan#BMKG#CuacaEkstrim#MusimHujanNTT
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati