Kupang – Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur menyebabkan 38 kali pembatalan penerbangan dengan 2.023 penumpang.
Pembatalan penerbangan ini terjadi di tiga bandara yakni Bandara Gewayantana Larantuka, Bandara Frans Seda Maumere dan Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende.
“Tiga bandara ini yang terdampak erupsinya Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Timur, ” jawab Pelaksana harian General Manager Angkasa Pura I El Tari Kupang, I Gusti Agung Gede Argawa, Jumat 12 Januari 2024.
Baca juga : Korban Erupsi Lewotobi Capai 7.015 Jiwa Versi Data ASEAN
Menurut dia, batalnya penerbangan periode 29 Desember 2023 – 11 Januari 2024 ini dominan dialami NAM Air dan Wings Air.
“Penutupan penerbangan di tiga bandara itu tidak dialami setiap hari,” lanjutnya.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebelumnya telah meningkatkan status gunung api di Flores Timur ini sejak Selasa, 9 Januari 2024, pukul 23:00 WITA.
Baca juga : Lontarkan Lava, Gunung Lewotobi Laki-laki Status Awas
Status Gunung Api Lewotobi Laki-laki naik menjadi Awas atau Level IV dari sebelumnya Siaga. Gunung api ini juga tampak mengeluarkan lava pijar dan letusan hingga membuat warga maupun pengungsi panik pada dini hari Rabu 10 Januari 2024.
Menurut data Pos Data dan Informasi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, jumlah pengungsi mencapai 6.550 jiwa per Sabtu 13 Januari 2024 yang tersebar di tenda pengungsian, rumah warga maupun fasilitas umum. ***




