• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

Indonesia Tunda Kirim PMI, PM Malaysia Instruksikan 2 Menteri Ini Atasi Masalah

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 2 mins read
A A
0
PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob (Wartakepri.id)

PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob (Wartakepri.id)

0
SHARES
37
VIEWS

Kuala Lumpur – Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob menginstruksikan penyelesaian segera masalah nota kesepahaman (Mou) perekrutan tenaga kerja Indonesia yang ditandangani.

Instruksi ditujukan PM Malaysia ke Kementerian Sumber Daya Manusia dan Kementerian Dalam Negeri untuk menghindari masalah antara Malaysia dan Indonesia.

BacaJuga

Laporan Kematian PMI NTT Chatrine Septiani Rohi.

Laporan Kematian PMI NTT Chatrine Rohi Janggal

30 September 2026
Almarhum PMI asal Kota Kupang, Chaterine Septiani Rohi (Dok.KatongNTT)

Demi Bertemu Ibu, Chaterina Lari dari Semau ke Malaysia, Ajal Menjemput Saat Berniat Pulang

9 September 2026

“Saya tidak mau (masalah) ini berlarut-larut. Saya sudah bilang ke mereka agar cepat diselesaikan karena saya takut kalau kita tidak melakukannya, kita akan bermasalah dengan Indonesia,” kata Ismail Sabri seperti dikutip dari Bernama, 15 Juli 2022.

Dia membantah Mou akan dibatalkan saat ditanya lebih lanjut.

Duta Besar RI untuk Malaysia, Hermono membenarkan pemerintah menghentikan sementara pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) untuk semua sektor ke Malaysia, seperti dilaporkan Antara, Jumat, 15 Juli 2022.

Hermono menegaskan, kebijakan untuk menghentikan sementara pengiriman PMI sampai ada komitmen dari Malaysia untuk berhenti merekrut pekerja Indonesia melalui system maid online (SMO).

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, penghentian sementara pengiriman PMI ke Malaysia karena MoU untuk menerapkan sistem satu kanal (one channel system/OCS) tidak diikuti. MoU diteken kedua negara pada 1 April 2022 lalu.

Menurut Ida, perwakilan Indonesia di Malaysia menemukan bukti bahwa masih ada penerapan sistem di luar yang telah disepakati bersama oleh kedua negara. Yaitu SMO yang dikelola Kementerian Dalam Negeri Malaysia melalui Jabatan Imigresen Malaysia.

Keputusan penghentian sementara penempatan PMI ke Malaysia telah disampaikan secara resmi oleh Kedutaan Besar RI Kuala Lumpur kepada Kementerian SDM Malaysia. (Bernama/Antara/Rita)

Tags: #IsmailSabriYaakob#MoUIndonesiaMalaysia#Pekerjamigranindonesia#PMMalaysia
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Laporan Kematian PMI NTT Chatrine Septiani Rohi.

Laporan Kematian PMI NTT Chatrine Rohi Janggal

by Rita Hasugian
30 September 2026
0

KatongNTT-  Beberapa kejanggalan ditemukan dalam surat  kematian pekerja migran Indonesia (PMI) Chatrine Septiani Rohi di Malaysia pada 29 Juli 2026....

Almarhum PMI asal Kota Kupang, Chaterine Septiani Rohi (Dok.KatongNTT)

Demi Bertemu Ibu, Chaterina Lari dari Semau ke Malaysia, Ajal Menjemput Saat Berniat Pulang

by Rita Hasugian
9 September 2026
0

KatongNTT- Chaterine Septiani Rohi sudah bertekad pulang setelah 12 tahun tinggal di Malaysia. Dia menuruti permintaan ibu kandungnya, Maria Magdalena...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati