• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Kapal Nelayan dan Ferry Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan NTT

Rita Hasugian by Rita Hasugian
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ilustrasi - Warga menyaksikan gelombang tinggi di perairan Kota Kupang, NTT. (ANTARA/Kornelis Kaha)

Ilustrasi - Warga menyaksikan gelombang tinggi di perairan Kota Kupang, NTT. (ANTARA/Kornelis Kaha)

0
SHARES
152
VIEWS

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Nusa Tenggara Timur (NTT). Peringatan dini tersebut berlaku Kamis (17/3/2022) pukul 08.00 WITA sampai Jumat (18/3/2022) pukul 08.00 WITA.

BMKG mengatakan, pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara dominan bergerak dari Utara ke Timur dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot. Angin di wilayah Indonesia bagian Selatan dominan bergerak dari Tenggara ke Barat daya dengan kecepatan 5-20 knot.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Wilayah perairan NTT, tinggi gelombang 2,5 meter sampai 3,5 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia Selatan Sumba sampai Sabu dan Samudera Hindia Selatan Kupang sampai Rote.

Perairan Selatan Kupang sampai Rote berpotensi mengalami tinggi gelombang 1,25 meter sampai 2,5 meter .

BMKG memperingatkan potensi resiko yang bisa terjadi akibat gelombang tinggi tersebut. BMKG mengimbau para nelayan mewaspadai tinggi gelombang 1,25 meter dengan kecepatan angin 15 knot yang beresiko tinggi terhadap keselamatan perahu nelayan.

Gelombang dengan tinggi 1,5 meter dengan kecepatan angin 16 knot beresiko tinggi terhadap kapal tongkang. Wilayah perairan NTT dengan tinggi gelombang 2,5 meter dengan kecepatan angin 21 knot berpotensi beresiko tinggi bagi keselamatan kapal Ferry.

Wilayah perairan Pulau Sabu termasuk wilayah yang terpantau memiliki kecepatan angin tinggi. Selain itu, perairan Utara Sabang, perairan barat Nias, Samudera Hindia barat Aceh hingga kepulauan Mentawai, Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud juga berpotensi mengalami angin dengan kecepatan tinggi. (K-04)

Tags: #gelombangtinggi#kecepatanangintinggi#perairanntt#resikokeselamatankapalferry#resikokeselamatannelayan
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati