• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Sebagian Wilayah NTT Tanpa Hujan

Rita Hasugian by Rita Hasugian
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi - Lahan pertanian yang kering akibat hari tanpa hujan di Kabupaten Kupang, Pulau Timor, NTT. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Ilustrasi - Lahan pertanian yang kering akibat hari tanpa hujan di Kabupaten Kupang, Pulau Timor, NTT. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

0
SHARES
159
VIEWS

Kupang – Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pada dasarian I Mei 2022, umumnya wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami hari tanpa hujan (HTH) sangat pendek hingga menengah. HTH di wilayah NTT diperkirakan terjadi selama 1-5 hari hingga 11-20 hari.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Rahmattulloh Adji dalam laporan resminya, Selasa (10/5/2022) mengatakan, beberapa wilayah seperti Kabupaten Sikka, sekitar Stamet Maumere, Kabupaten Lembata, sekitar Waipukang, Sumba Timur sekitar Malolo dan Kemanggih, Kota Kupang sekitar Bakunase, Oepoi dan Mapoli mengalami HTH kategori panjang (21-30 hari).

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

Selain itu, wilayah yang mengalami HTH panjang yakni Kabupaten Kupang sekitar Naibonat, Lelogama dan Oelnasi, Kabupaten TTS sekitar Batuputih dan Oebelo, Kabupaten Belu sekitar Atambua/Motabuik, Fatukmetan, Wedomu, Haekesak dan Umarese serta Kabupaten TTU sekitar Mamsena.

Adji menjelaskan, ada dua wilayah di NTT yang mengalami hari tanpa hujan kategori sangat panjang berkisar 31-60 hari. Wilayah tersebut yakni Kabupaten Belu sekitar Fatubenoa dan Kabupaten Sumba Timur sekitar Rambangaru.

“Sedangkan di Kab. Ngada (Mataloko), Kab. Ende (sekitar Bokasape, Watunesu dan Kelimutu), Kab. Sikka (Paga dan Nangablo) dan Sumba Barat Daya (sekitar Waitabula) masih mengalami hari hujan,” jelas Adji.

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi mengimbau masyarakat di daerah dengan HTH sangat panjang itu perlu mewaspadai dampak bencana seperti krisis air bersih maupun ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Masyarakat perlu memiliki persediaan air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam menghadapi ancaman kekeringan,” katanya dikutip dari ANTARA (Joe)

Tags: #BMKGNTT#haritanpahujan#haritanpahujandintt#ntttanpahujan#stasiunklimatologikelasIIkupang#Stasiunmeteorologieltarikupang
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati