• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Tidak Ada Beras Ilegal ke Timor Leste, Stok Lebaran Dalam Perjalanan

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tidak Ada Beras Ilegal ke Timor Leste, Stok Lebaran Dalam Perjalanan

Perum Bulog NTT melayani pembelian beras murah pada operasi pasar di Kota Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

0
SHARES
81
VIEWS

Kupang – Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Nusa Tenggara Timur (NTT) membantah adanya beras yang kabarnya dipasok ke Republic Demokratik Timor-Leste (RDTL).

Manajer Operasional dan Pelayanan Publik Bulog NTT, Faizal, mengemukakan kabar tersebut perlu disertai dengan pembuktian.

BacaJuga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

13 Agustus 2026
Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

3 Juli 2026

RDTL sendiri saat ini memiliki harga jual beras lebih rendah daripada Indonesia saat ini atau pada kisaran Rp 8.600.

“Tidak mungkin, itu hanya kabar dan perlu bukti. Posisi di Timor Leste kan harga beras mereka sendiri selama ini masih lebih rendah dari kita,” tukasnya, Selasa (28/3/2023).

Menurut dia naiknya harga beras di Indonesia termasuk NTT sendiri karena peningkatan harga beli gabah di seluruh daerah.

“Kemarin-kemarin memang tidak masuk untuk Bulog, kenapa? Karena harga gabahnya mahal. Tidak cocok dengan harga ambilnya Bulog untuk kita jual lagi nantinya di HET Rp 9.950,” ujarnya.

Sedangkan untuk stok beras di Indonesia sama sekali tidak mengalami kelangkaan hanya saja yang beredar di pasaran adalah beras dengan harga tinggi.

Saat ini, stok beras di gudang Bulog di seluruh NTT mencapai 3.378 ton per 28 Maret 2023.

Sementara yang ada dalam perjalanan atau dalam pengiriman yaitu 15.700 ton dan akan tiba pada April ini.

“Itu yang ada di seluruh gudang seluruh NTT per hari ini ya,” ungkap Faizal selaku Manager Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Bulog NTT, Rabu (29/3/2023).

Bila April nantinya stok tersebut sudah masuk ke Provinsi NTT maka dipastikan pasokan bulan puasa dan jelang Idul Fitri akan aman.

Bulog bekerja sama dengan pemerintah daerah agar lebih tepat sasaran menyalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan beras saat ini. Operasi pasar ini nantinya diberlakukan hingga Juni untuk meredam harga beras di pasaran yang naik belakangan ini.

Sebelumnya, Pemimpin Wilayah Perum Bulog NTT, Eko Yoga Cahyo Utomo, menjelaskan kegiatan pasar murah ini menyediakan beras medium SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Terdapat 7 komoditi lainnya seperti minyak goreng, gula, telur, cabai rawit, cabai merah, bawang putih dan bawang merah, dengan harga jual yang mendapatkan subsidi dari Bank Indonesia NTT.

Harga komoditi yang dijual pada pasar murah ini antara lain 5 kilogram (kg) beras SPHP seharga Rp. 45 ribu, 1 kg gula pasir Rp. 12.000, 1 liter minyak goreng Rp. 12.000, 1 kg bawang putih Rp. 26.000, 1 rak telur Rp. 54.000, 1 kg cabai keriting Rp. 60.000, 1 kg cabai rawit Rp. 65.000, termasuk 1 kg bawang merah Rp. 25.000.

Eko menyebut pasar murah ini direncanakan akan dilaksanakan hingga bulan Juni 2023 dengan tempat dan lokasi yang telah disepakati oleh tim TPID Kota Kupang.

“Sampai Juni 2023 akan terus dilakukan. Nanti akan disalurkan terus melalui satgas,” kata dia dalam keterangannya Senin 13 Maret 2023.

Gerakan ini, kata dia, merespon lonjakan harga komoditi tersebut yang melonjak beberapa waktu belakangan terjadi di Kota Kupang.

Selain pasar murah, Bulog juga telah menyalurkan melalui para pedagang eceran, penyalur, kios, Rumah Pangan Kita (RPK) dan retail selama periode Januari hingga saat ini. Ia menyebut telah tersalur kurang lebih 10.700 ton di seluruh wilayah NTT. (Putra Bali Mula)

Tags: #Beras#Bulog#IdulFitri#lebaran#TimorLeste
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

by Rita Hasugian
13 Agustus 2026
0

KatongNTT – Suara Johanes Tenggas, 50 tahun datar menjawab pertanyaan tim transisi dari PT Flobamor, BUMD Provinsi NTT pada Senin,...

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

by KatongNTT
3 Juli 2026
0

Kupang –Suara tawa lepas lima perempuan lansia memenuhi ruang tamu rumah Pendeta emeritus Aplonia Mariana Mba’u-Lidda pekan terakhir April lalu....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati