• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Warga New South Wales Dapat Insentif dari Program Atasi Sampah “Return and Earn”

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Program Return and Earn Atasi Sampah di New South Wales di Australia (Canberra Times)

Program Return and Earn Atasi Sampah di New South Wales di Australia (Canberra Times)

0
SHARES
276
VIEWS

Sydney – Tidak jauh dari rumah kami di bagian barat New South Wales (NSW) dengan ibu kota Sydney ada tiga lokasi “Return and Earn” untuk atasi sampah.

Return and Earn adalah sebuah program di NSW, negara bagian Australia untuk mengurangi sampah yang sebenarnya bisa didaur ulang (recycle). Kegiatan ini merupakan inisiatif Pemerintah NSW yang didanai oleh kontribusi dari industri minuman di negara bagian tersebut. Miliaran kontainer dikembalikan melalui program Return and Earn setiap tahun.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Dengan mendaur ulang botol, kaleng, dan karton, masyarakat membantu lingkungan agar tetap bersih sekaligus menghasilkan uang tambahan. Uang tersebut merupakan insentif yang diterima keluarga dan masyarakat/komunitas.

Setiap minggu kami ke lokasi mesin untuk mengembalikan sampah tertentu. Kemudian mesin tersebut mengembalikan dalam bentuk voucher yang nantinya dapat diuangkan. Setiap hari selalu ada banyak kelompok masyarakat “menyetor” sampah baik rumah tangga maupun kelompok usaha.

Dalam seminggu, saya dan keluarga mendapatkan sekitar Aus$30 atau setara dengan Rp 300.000 dari hasil mengembalikan botol kaca dan plastik yang kami miliki. Daripada kami buang di tempat sampah, sekarang kami kumpulkan dengan rapi untuk ditukarkan menjadi uang.

Program Return and Earn ini mulai diluncurkan di seluruh NSW pada 1 Desember 2017 sebagai tanggapan untuk mengurangi volume sampah di negara bagian tersebut sebesar 40% pada tahun 2020. Saat itu, wadah sampah minuman merupakan 44% dari volume semua sampah di NSW dan dibutuhkan biaya lebih dari Aus$162 juta (setara Rp 1,62 triliun) untuk mengelola sampah tersebut.

Sejak dimulai Return and Earn, inisiasi ini telah sukses besar mengurangi sampah kontainer di lingkungan dan meningkatkan daur ulang. Pada tahun 2020 terjadi pengurangan 52% dalam volume sampah kontainer yang memenuhi syarat di NSW. Lebih dari 300.000 ton bahan didaur ulang. Inisiasi ini menawarkan pengembalian dana $10 sen (setara dengan Rp 1.000) kepada konsumen yang mengembalikan wadah minuman yang memenuhi syarat di titik pengembalian di seluruh wilayah NSW.

Angka statistik pada awal September 2022 adalah sekitar 7.925.399.845 kontainer minuman yang dikembalikan ke mesin. Canberra Times menyebutkan lebih dari 932 juta botol dan kaleng yang sudah didaur ulang melalui Return and Earn points sejak Januari hingga Juni tahun ini. Uang yang dihasilkan mencapai Aus$30 juta yang dikembalikan ke badan amal dan kelompok masyarakat melalui sumbangan.

Ada beberapa poin yang bisa dipelajari dari program inisiasi ini menurut pandangan penulis. Pertama, masyarakat dirangsang untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan insentif berupa uang. Ini mendorong masyarakat berlomba-lomba bukan hanya mengumpulkan sampah saja, tetapi juga belajar tidak membuang sembarang tempat karena ada nilai ekonomis yang bisa diperoleh dari sampah tersebut.

Tempat-tempat umum, jalan raya, bahkan sejumlah sudut kota atau pemukiman yang biasa jadi langganan “sampah” justru menjadi lebih bersih dari sampah botol dan plastik.

Yang kedua, kegiatan ini bisanyanya melibatkan keluarga sehingga secara tidak langsung menanamkan kepedulian dan mendidik anak-anak untuk belajar menjaga kebersihan. Sejak kecil sudah diajarakan tidak membuang sampah sembarangan. Kebiasaan ini diharapkan akan dibawa terus hingga dewasa.

Selain itu, kegiatan ini menjaga keseimbangan lingkungan karena sampah plastik sangat berbahaya. Plastik menimbulkan pencemaran di tanah, air, dan udara. Sampah plastik tidak dapat terurai dengan cara yang sama seperti bahan organik sehingga plastik dapat menghalangi peresapan air dan sinar matahari. Hal ini tentu mengurangi kesuburan tanah dan dapat menyebabkan banjir.

Dari sisi ekonomi, kegiatan semacam ini mengurangi biaya negara untuk pengelolaan sampah, termasuk tenaga kerja dan proses pengumpulan dan pengolahannya. Lingkungan juga menjadi lebih bersih dan tentunya masyarakat menjadi lebih sehat.

Mungkin banyak juga yang melihat program ini belum sempurna. Akan tetapi inisiasi ini sudah berkontribusi banyak dan disambut dengan antusias oleh masyarakat di negara bagian NSW. Sudah hampir lima tahun program ini berjalan dan masyarakat meresponsnya dengan positif. Inisiatif semacam ini bisa menginspirasi pemerintah daerah NTT bahkan Indonesia dalam pengelolaan sampah. Semoga!! (Robert Raya dari Sydney)

Tags: #Australia#Insentif#NewSouthWales#ReturnandEarn #Sampah#Sampahdaurulang
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati