Waspadai Tinggi Gelombang 2 Meter di Perairan NTT

Ilustrasi - Warga menyaksikan gelombang tinggi di perairan Kota Kupang, NTT. (ANTARA/Kornelis Kaha)

Ilustrasi - Warga menyaksikan gelombang tinggi di perairan Kota Kupang, NTT. (ANTARA/Kornelis Kaha)

Kupang – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini terkait tinggi gelombang di wilayah perairan NTT. Peringatan itu berlaku 10-12 Maret 2022.

Wilayah perairan dengan tinggi 1,25 sampai 2 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan selat Sumba bagian barat dan samudra Hindia selatan bagian Sumba – Sabu.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara dominan bergerak dari Utara ke Timur kecepatan 5-20 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian Selatan, pola angin dominan bergerak dari selatan ke Barat dengan kecepatan 5-20 knot.

Warga diminta mewaspadai risiko yang dapat terjadi karena tinggi gelombang. Wilayah perairan dengan tinggi gelombang 1,25 sampai 2 meter dengan kecepatan angin 15 knot beresiko terhadap keselamatan pelayaran kapal perahu.

Untuk cuaca di wilayah NTT, pada siang ini rata-rata berawan hingga hujan ringan. Wilayah yang diperkirakan mengalami hujan sedang yakni Kabupaten Belu, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya.

Daerah yang berpotensi mengalami hujan disertai petir disiang hari yakni Kabupaten Ngada, Malaka, Manggarai Timur, Alor, Timor Tengah Utara (TTU), Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Manggarai dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Cuaca malam sampai dini hari diperkirakan berawan hingga hujan ringan. Beberapa daerah yang mengalami hujan dengan intensitas sedang saat dini hari yakni Kabupaten Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

Warga diminta mewaspadai potensi hujan yang bisa disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat. Kondisi ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, jalanan licin, pohon tumbang dan sambaran petir. (K-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *