Kupang – Gempa tektonik berkekuatan 6,6 magnitudo di Kamis subuh, 2 November 2023 mengguncang Kota Kupang dan Kabupaten Kupang hingga sejumlah rumah, fasilitas publik, kantor dan pusat perbelanjaan alami kerusakan.
Hasil monitoring BMKG pun mendapati adanya 7 kali gempa susulan hingga pukul 12.00 WITA pasca bencana alam subuh itu. Kekuatan gempa susulan ini pada kisaran 2 sampai 3 magnitudo.
Baca juga : 30 Rumah di Amarasi Rusak Akibat Gempa 6,6 Magnitudo
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Ricko Umar, melaporkan 11 rumah mengalami kerusakan akibat gempa 6,6 magnitudo itu. Kerusakan terjadi baik itu plafon, tembok rumah yang retak dan kerusakan barang elektronik.

Data BPBD Kota Kupang juga menyebut ada sekitar 20 perempuan yang terdampak akibat gempa tersebut.
Baca juga : Dalam Sepekan, Dua Kali Gempa Guncang Labuan Bajo
Total jumlah warga terdampak yaitu 43 orang di Kelurahan Oebobo, Oebufu, Lasiana, Kelurahan Nunbaun Delha (NBD) dan Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM).
“Terjadi di 5 kelurahan pada Kecamatan Oebobo, Kelapa Lima dan Kecamatan Alak yang terdampak dan dialami oleh 23 laki-laki dan 20 perempuan dari kerusakan rumah akibat gempa itu,” sebutnya.
Pihak BPBD Kota Kupang sampai saat ini masih terus mendata di lapangan dan laporan terakhir akan dihimpun malam nanti.
Baca juga : Gempa Bumi M 6.1 Guncang Timor, Tak Ada Potensi Tsunami
Gempa yang terjadi sekira pukul 05.04 WITA ini juga meretakkan tembok beberapa ruangan di Kantor Gubernur NTT dan Kantor Pusat Bank NTT. Area perbelanjaan seperti Transmart Kupang juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Sebagai informasi, pusat gempa berada 24 kilometer (km) di tenggara Kota Kupang atau 41 km barat daya Kabupaten Kupang, Provinsi NTT. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Margiono, dalam keterangannya mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Baca juga : BMKG Catat 365 Gempa Bumi di Sumba Sepanjang April 2023
Ia juga meminta masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” tukasnya. ****




