• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Opini

Jika Corona Masih Menggila, Sementara Pemerintah Sudah Berdarah-darah, Berarti Ada yang Salah Dengan Kita Rakyatnya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 tahun ago
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana-Pasar-Potulando-di-Ende-NTT. (Torres)

Suasana-Pasar-Potulando-di-Ende-NTT. (Torres)

0
SHARES
99
VIEWS

Oleh: R. Haidar Alwi
(Pendiri Haidar Alwi Institute)

Menarik untuk disimak, pemaparan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, Kamis, 15 Juli 2021. Bahwa Pemerintah Indonesia tidak berdiam diri. Segala sumberdaya dikerahkan untuk menghadapi pandemi Covid-19. Dari dalam maupun luar negeri.

BacaJuga

Konsep Komunio Leonardo Boff dan Relevansinya bagi Komunitas Religius

13 April 2026
Ilustrasi Perdagangan Orang (Jalastoria)

Paradoks Kemiskinan di NTT

8 April 2026

Di hulu, vaksinasi digenjot dan sejumlah kebijakan diberlakukan secara bertahap. Dua kali PSBB, dua kali Transisi dan tiga kali PPKM. Sedangkan di hilir, fasilitas dan tenaga kesehatan terus dipenuhi. Obat-obatan pun dipasok tanpa henti.

Tapi, kasus baru masih saja bergejolak, pasien meninggal semakin banyak dan rumah sakit penuh sesak.

Loh, kok bisa???

Jangan terburu-buru menyalahkan Pemerintah. Karena, berdasarkan data Satgas Covid-19 per Juli 2021, tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan masih tergolong rendah.

Padahal, kunci penanganan pandemi bukan terletak pada pemerintah, tapi lebih ditentukan oleh masyarakat itu sendiri. Semakin masyarakat abai protokol kesehatan, maka jumlah kasus positif Covid-19 juga akan semakin tinggi. 

PSBB dan PPKM, vaksin, obat-obatan, fasilitas dan tenaga kesehatan hanya untuk meminimalisir kasus baru dan menekan angka kematian. Pada suatu waktu, semua ini akan mencapai batas dan titik jenuhnya.

Bila ingin pandemi berakhir, kedisiplinan menegakkan protokol kesehatan harus menjadi sebuah keniscayaan. Sebab, mengendalikan virus hanya bisa dilakukan dengan pengendalian diri sendiri dan masyarakat.

Jika virus masih menggila, sementara pemerintah sudah berdarah-darah, berarti ada sesuatu yang salah dengan masyarakatnya.

Mari bermuhasabah. Evaluasi dan introspeksi diri sendiri. Sudah sejauh mana kepatuhan kita terhadap protokol kesehatan hingga sampai hati mengingkari ikhtiar pemerintah??? 

Tags: #Corona#Pemerintah#PPKM#protokolkesehatan#Vaksinasi
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Konsep Komunio Leonardo Boff dan Relevansinya bagi Komunitas Religius

by Gerardus Taena
13 April 2026
0

Konsep komunio merupakan salah satu pilar teologis yang mendasar dalam diskursus kekristenan, terutama dalam konteks Gereja dan kehidupan religius. Dalam...

Ilustrasi Perdagangan Orang (Jalastoria)

Paradoks Kemiskinan di NTT

by Frumentiana Leto
8 April 2026
0

Pernahkah kita membayangkan seorang bapak yang berangkat sebelum fajar menyingsing, mendayung perahu ke tengah laut, dan pulang siang hari dengan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati