• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Sombu Manggarai, Singkong Kukus dalam Bambu yang Makin Langka

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sombu Manggarai, Singkong Kukus dalam Bambu yang Makin Langka

Sombu yang terbuat dari singkong (Ist).

0
SHARES
1.3k
VIEWS

Kupang – Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Indonesia Timur pada umumnya sebenarnya sudah akrab dengan singkong (ubi kayu). Ada sejumlah variasi olahan yang menjadi tradisi tetapi semakin sulit untuk ditemukan. Jika masyarakat Timor punya laku tobe, tradisi Manggarai Raya punya sombu.

Bahan baku keduanya dari tepung singkong yang dihancurkan atau ditumbuk lalu diayak. Tepung singkong tersebut dicampur dengan parutan kelapa dan gula merah dari aren hingga merata lalu dikukus dalam bambu (tobong) menggunakan periuk tanah liat (lewing tanah). Bambu yang berisi campuran singkong diletakkan pada mulut periuk yang berisi air.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Baca : Laku Tobe, Tumpeng Singkong dari Timor

Informasi yang dihimpun KatongNTT.com menyebutkan bahan baku sombu tidak hanya dari singkong, tetapi juga bisa dicampur dengan jagung atau juga kacang-kacangan. Ini bisa dimaklumi karena ada sejumlah modifikasi yang dilakukan beberapa masyarakat di Manggarai. Bahkan, ada yang membuat sombu hanya dari tepung jagung. Makanan tradisional ini biasanya dihidangkan dalam acara-acara terkait adat, panen, atau seremoni keluarga lainnya. Sebagaimana laku tobe, memasak sombu juga bisa dimodifikasi tanpa menggunakan periuk tanah.

Memasak dan menghidangkan sombu (Ist).

“Hidangan sombu ini biasanya hanya pada acara-acara khusus dan semakin jarang,” ujar A Pelealu, warga Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Markus Makur, pemerhati dan penulis yang berdomisili di Manggarai Timur menyebutkan salah satu keunikan dari sombu adalah setelah matang, sombu yang dikeluarkan dari bambu lalu dipotong dengan benang. Jika menggunakan pisau atau benda tajam lainnya maka sulit mendapatkan potongan yang rapi atau utuh. “Potongan-potongan sombu tersebut siap dihidangkan,” katanya.

Disebutkan, proses pembuatannya tidak begitu lama, hanya sekitar 15  sampai 30 menit asal apinya diatur secara merata sehingga proses matangnya sempurna. Uap panas dari periuk menyebar ke seluruh bambu.

Sebenarnya, ada beberapa pihak yang mulai mengenalkan sombu tersebut. Upaya ini perlu terus ditingkatkan karena merupakan warisan leluhur yang patut dilestarikan. Hidangan sombu yang berwarna coklat sebenarnya cocok dinikmati dengan kopi.

Tonton : Sombu; Kudapan khas Manggarai Flores, Nusa Tenggara Timur.

Upaya mengangkat kembali produk olahan singkong juga terus dikampanyekan oleh Masyarakat Singkong Indonesia (MSI). Dalam pantauan MSI, konsumsi terigu (gandum) di NTT meningkat tajam tanpa diimbangi dengan peningkatan produksi pangan lokal seperti singkong, jagung dan sorgum. [Anto]

Tags: #singkong#SingkongNTTmakananManggarai
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati