• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Tiga Kapal Diamankan, Pengawasan Perairan Flores Timur Ditingkatkan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ilustrasi kabel Laut Timor (Ist)

Ilustrasi perairan dan kabel bawah laut Nusa Tengara Timur (Ist)

0
SHARES
30
VIEWS

Kupang – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Kabupaten Lembata, Flores Timur, dan Sikka memperkuat patroli pengawasan perairan Flores Timur. Upaya tersebut untuk memastikan aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan telah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami perkuat patroli pengawasan dan kami temukan tiga kapal tanpa memiliki dokumen perizinan melakukan aktivitas memuat logistik di dermaga PPI Larantuka,” kata Kepala Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Kabupaten Lembata, Flores Timur, dan Sikka Andy Amuntoda dari Larantuka, Flores Timur, Selasa (17/10/2023).

BacaJuga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

13 Agustus 2026
Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

3 Juli 2026

Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satwas SDKP) Flores Timur telah menemukan tiga kapal dari Pulau Buton, Sulawesi Tenggara yang melakukan aktivitas di dermaga tanpa dilengkapi dokumen. Tiga kapal itu yakni KMN Yusuf Jaya, KMN Adi Guna, dan KMN Asral Jaya. Tiga kapal ikan itu bertujuan menangkap ikan dan teripang di Papela, Kabupaten Rote. Mereka menyinggahi Larantuka untuk mengangkut logistik makanan dan bahan bakar minyak.

Dari pemeriksaan petugas pengawas perikanan, seperti ditulis Antara, ketiga kapal itu tidak memiliki dokumen perizinan baik untuk pelayaran maupun penangkapan.

“Kami berikan pembinaan dan pemahaman terkait aturan yang harus dipenuhi, misalnya kapal di bawah lima GT harus mengurus Tanda Daftar Kapal Perikanan,” katanya.

Ia menyampaikan pihaknya tidak melakukan penahanan dokumen atau barang bukti. Namun, anak buah kapal membuat surat pernyataan untuk bersedia kembali ke daerah asal untuk segera mengurus dokumen perizinan.

“Lalu mereka tidak diperkenankan untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan sampai dokumen tersebut dimiliki oleh masing-masing kapal,” katanya menambahkan.

Andy menyatakan komitmen para petugas untuk melakukan pengawasan menyeluruh. Hal itu bertujuan agar adanya kepatuhan dari pelaku usaha perikanan tangkap untuk mematuhi aturan yang telah dikeluarkan oleh negara. [Anto]

Tags: #Flores Timur#Kapal#Perikanan
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

by Rita Hasugian
13 Agustus 2026
0

KatongNTT – Suara Johanes Tenggas, 50 tahun datar menjawab pertanyaan tim transisi dari PT Flobamor, BUMD Provinsi NTT pada Senin,...

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

by KatongNTT
3 Juli 2026
0

Kupang –Suara tawa lepas lima perempuan lansia memenuhi ruang tamu rumah Pendeta emeritus Aplonia Mariana Mba’u-Lidda pekan terakhir April lalu....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati