• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pilihan Editor

Nyaris Punah, Tarian Togo Apur Ditampilkan di Museum Kebangkitan Nasional

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Pilihan Editor, Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Nyaris Punah, Tarian Togo Apur Ditampilkan di Museum Kebangkitan Nasional

Ilustrasi Tarian Togo Apur (Ist)

0
SHARES
254
VIEWS

Jakarta – SMAN Habibola yang merupakan kelas Filial dari SMAN 1 Bola, Kabupaten Sikka, ikut dalam Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) yang diselenggarakan Ditjen Kebudayaan Kemendikbud RI. Sekolah ini menjadi satu-satunya wakil SMA dari Provinsi Nusa Tenggara (NTT) yang tampil di Jakarta selama 20-29 Oktober 2023.

Informasi yang diperoleh KatongNTT.com menyebutkan sekolah yang baru dua tahun berdiri ini mengutus 26 siswa bersama para guru pendamping. Kegiatannya menampilkan Togo Apur yakni sebuah tarian khas masyarakat Desa Waihawa yang terancam hilang. Dari jadwal yang diterima, Tarian Togo Apur ini ditampilkan sejak dari pembukaan hingga beberapa kegiatan dalam agenda PKN tersebut.

BacaJuga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

13 Agustus 2026
Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

3 Juli 2026

Baca : Sinergi untuk Antisipasi Bencana Kekeringan Perlu Terus Ditingkatkan

Salah satu tokoh masyarakat Waihawa, Yulio, memberi apresiasi atas sekolah yang masih baru tersebut tetapi sudah bisa menampilkan kegiatan berkualitas di tingkat nasional. Kendala dana pun terus diupayakan dengan mengatur keberangkatan dalam dua kelompok. Kelompok pertama menggunakan kapal KM Dharma Rucitra VII dan rombongan lainnya dengan pesawat. “Banyak keterbatasan, terutama dana, tetapi semangat semua yang terlibat luar biasa. Kami masih mengharapkan dukungan dari berbagai pihak,” ujar Yulio, Sabtu (21/10/2023) di Gedung Stovia, Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta.

Tim Presisi Togo Apur didaulat mengiringi tarian hegong papak dan huler wair untuk menjemput tamu VIP di lokasi pembukaan PKN. Setelah itu, ada beberapa agenda rutin yang menampikan para penari dari SMAN Habibola ini.

Dari Sikka terdapat dua dari 7 sekolah di seluruh Indonesia yang lolos seleksi nasional PKN dan tampil di Jakarta. Selain SMAN Habibola sebagai Kelas Filial dari SMAN 1 Bola, ada juga SMP Saint Carlos Habi dengan menampilkan pembuatan lem dari biji asam.

Baca : Perubahan Iklim, Limbah Makanan dan Pangan Berkelanjutan di Flores Barat

Sebagai informasi, Togo Apur sendiri adalah sebuah tarian khas masyarakat Desa Waihawa yang dibuat untuk mengiringi ritual pembakaran Watu Ruho. Ritual dimulai dari memanggil batu karang di laut sebagai bahan baku utama untuk Rope Apur, menyusun kayu dan batu, membacakan bait syair hingga memanen kapur setelah proses pembakaran. Hasil pembakaran digunakan sebagai bahan pelengkap sajian sirih pinang (apur), pewarna pakaian alami, dan juga bahan dasar menghaluskan dinding rumah sebelum dicat.

Adapun Minggu (22/10/2023) malam ini (19.00 WIB), Tarian Togo Apur kembali ditampilkan di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat. [Anto]

Tags: #SMAN Habibola#Stovia#Tarian#Togo Apur
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

by Rita Hasugian
13 Agustus 2026
0

KatongNTT – Suara Johanes Tenggas, 50 tahun datar menjawab pertanyaan tim transisi dari PT Flobamor, BUMD Provinsi NTT pada Senin,...

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

by KatongNTT
3 Juli 2026
0

Kupang –Suara tawa lepas lima perempuan lansia memenuhi ruang tamu rumah Pendeta emeritus Aplonia Mariana Mba’u-Lidda pekan terakhir April lalu....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati