• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Pemerintah Perlu Fasilitasi Kepastian Penyaluran Dana Kompensasi Montara

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lokasi Anjungan Montara dan area pencemaran minyak di Laut Timor (istimewa)

Lokasi Anjungan Montara dan area pencemaran minyak di Laut Timor (istimewa)

0
SHARES
441
VIEWS

Kupang – Penyaluran dana kompensasi Tragedi Montara sudah tertunda beberapa pekan yang direncanakan sejak awal Oktober 2023 lalu. Pemerintah daerah diharapkan menelusuri dan mempercepat proses untuk para korban pencemaran Laut Timor. Pihak Maurice Blackburn juga perlu memberikan kepastian agar tidak terkesan mempermainkan situasi yang ada.

Informasi yang diperoleh KatongNTT.com menyebutkan rencana distribusi dana kompensasi dimulai pada pekan kedua Oktober lalu untuk semua desa di Kabupaten Kupang dan Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemarin, Senin (23/10/2023), beredar informasi dana ganti rugi mulai dibagikan di Desa Fuafuni. Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Namun, hingga Senin sore tidak ada giat penyaluran dana di desa tersebut.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Sebelumnya, sesuai surat yang beredar dari Maurice Blackburn bahwa ada sejumlah proses verifikasi bersama pihak perbankan terkait dengan data para korban.

Menanggapi perkembangan ini, Ketua Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) Ferdi Tanoni mengatakan perlu upaya untuk memperlancar penyaluran dana yang menjadi hak masyarakat.

Baca : Awal Oktober, Maurice Blackburn Janji Bayar Kompensasi Montara

“Jangan sampai ada indikasi untuk memperlambat karena masyarakat sangat membutuhkannya, Sejak awal melakukan advokasi, komitmen YPTB bersama jaringannya ada memperjuangkan kepentingan korban,” tegas Ferdi.

Dia juga mengatakan telah melaporkan perkembangan ganti rugi Montara kepada Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake pada Selasa (17/2023) lalu.

“Saya sudah laporkan secara tertulis dan lisan perkembangan ganti rugi Kasus Montara kepada bapak Gubernur NTT di ruang kerjanya,” kata Ferdi.

Laporan kepada Odhi Kalake tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban dari dirinya kepada Pemerintah RI di Provinsi NTT. Dalam pertemuan selama hampir 1 jam tersebut, Ferdi menyebut Gubernur NTT Ayodhia Kalake memberikan perhatian khusus kepada masalah ini. Penyaluran dana jangan sampi menimbulkan situasi dan kondisi keamanan yang tidak kondusif menjelang Pemilu 2024.

“Dia juga berharap ada percepatan untuk menyalurkan hak-hak masyarakat. Ada pihak yang ditugaskan untuk memfasilitasi dan mencari solusi atas kendala selama ini,” tegasnya.

Baca : Korban Pencemaran, Kompensasi, dan Perpres Montara

Sementara itu, Frans Dj Tulung, SH selaku kuasa hukum YTPTB menilai Kantor Pengacara Maurice Blackburn di Sydney-Australia dinilai tidak jujur dalam menyalurkan dana kompensasi ganti rugi Kasus Montara kepada 15.483 korban. Padahal, para pembudidaya rumput laut, nelayan dan masyarakat korban di Kupang dan Rote Ndao sudah mengumpulkan data.

Frans menegaskan sejak awal Maurice Blacburn tidak jujur dalam menyalurkan dana kompensasi kasus Montara ini. Para korban sudah berulang kali dijanjikan dana kompensasi mulai bulan Mei 2023 namun belum terealisasi hingga Oktober 2023 ini.

“Kenapa saya sebut Maurice Blackburn tidak jujur? Seharusnya Maurice Blacburn meyampaikan kepada para korban, berapa nilai dana kompensasi itu termasuk bunganya. Setelah kita ribut di media baru Maurice Blackburn berikan informasi soal bunga bank itu,” tandas Frans yang beberapa kali mengajukan somasi ke Maurice Blackburn. [Anto]

Tags: #Kompensasi#Maurice BlackburnLaut TimorMontara
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati