• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Guru Terbaik di Kupang Akan Mengajar di Lapas Anak

Rita Hasugian by Rita Hasugian
5 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala-Dinas-Pendidikan-dan-Kebudayaan-Kota-Kupang-NTT-Dumuliahi-Djami-saat-menyerahkan-bantuan-smartphone-kepada-pelajar-pada-Kamis-2-September-2021. (Ra-KatongNTT.com)

Kepala-Dinas-Pendidikan-dan-Kebudayaan-Kota-Kupang-NTT-Dumuliahi-Djami-saat-menyerahkan-bantuan-smartphone-kepada-pelajar-pada-Kamis-2-September-2021.(Ra-KatongNTT.com)

0
SHARES
232
VIEWS

Pemerintah Kota Kupang berencana menempatkan guru-guru berkualitas untuk mengajar anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Kupang.

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

Anak didik pemasyarakatan (andikpas) di LPKA Klas I Kupang akan belajar dari guru-guru terbaik menurut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Kupang.

Kepala Disdikbud Kota Kupang, Dumuliahi Djami, usai penyerahan hibah 739 unit smartphone android secara simbolik, Kamis (2/8), menyampaikan hal ini.

Dumuliahi menyebut ini merupakan kerja sama dari Pemerintah Kota Kupang dan LPKA Klas I Kupang di bawah Kementerian Hukum dan HAM Wilayah NTT.

“LPKA Anak itu akan kita berikan kualitas guru di atas rata-rata,” kata Dumuliahi.

“Kita sudah omong masing-masing bidang studi itu baik SD dan SMP baik ada anggaran maupun tidak ada anggaran,” tukas Dumuliahi.

Dia menyebut kerja sama yang akan dilakukan ini guna memberikan pendidikan formal bagi andikpas.

LPKA Klas I Kupang, kata dia, menampung anak berhadapan hukum (ABH) dari berbagai daerah yang tidak mempunyai LPKA di kabupaten asal mereka.

Data pokok pendidikan atau dapodik siswa tersebut akan juga dipindahkan.

Disdikbud Kota Kupang memindahkan datanya ke SD Liliba untuk ABH yang masih di tingkat SD dan SMP Negeri 11 Kupang untuk ABH tingkat pelajar SMP.

Misalnya, kata Dumuliahi, anak berkasus di (Pulau) Sabu dan LPKA hanya ada di Kota Kupang. Anak itu bersekolah di SD atau SMP. Anak itu akan mendapatkan surat pindah sekolah dari Sabu. “Cabut dapodiknya dari sana,” jelasnya.

Sekalipun bekerjasama dengan SD Liliba dan SMP Negeri 11 Kupang tetap proses belajarnya berlangsung di LPKA Klas 1 Kupang.

Dumuliadi mengatakan, guru-guru pilihan ini misalnya dari SMPK St. Yoseph.

“Namanya bisa dari SMP 11 tapi gurunya bisa dari SMPK St. Yoseph,” tambah dia.

Ia juga sudah menyampaikan ini kepada pihak SMPK St. Yoseph agar tenaga pendidiknya dapat mengajar andikpas.

Sehingga andikpas yang beragama Katolik kelak dapat menjadi guru agama ke depannya.

Saat ini pihaknya menunggu Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone, dan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, bertemu untuk menandatangani naskah kerja sama. Keduanya sedang di luar Kota Kupang.

“Dalam bulan September ini kalau bisa,” ungkap Dumuliadi soal kepastian kerja sama ini. (Ra)

Tags: #Disdikbud#Guru#Kotakupang#Lapasanak
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati