• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Kepolisian NTT Tidak Izinkan Semua Semau Festival

Rita Hasugian by Rita Hasugian
5 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Promosi-Semua-Semau-Festival-yang-tidak-mendapat-izin-dari-Kepolisian-Daerah-NTT-Senin-6-September-2021.(Ra-KatongNTT.com)

Promosi-Semua-Semau-Festival-yang-tidak-mendapat-izin-dari-Kepolisian-Daerah-NTT-Senin-6-September-2021.-(Ra-KatongNTT.com)

0
SHARES
248
VIEWS

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur tidak memberikan izin kegiatan Semua Semau Festival 2021 digelar. Hal ini sebagai buntut dari dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Pulau Semau pada 27 Agustus 2021. Saat itu acara pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi NTT.

Kepolisian Daerah NTT juga telah menyampaikan surat teguran dan rekomendasi kepada Satgas Covid 19 Provinsi NTT . Teguran itu diberikan atas kelalaian dalam pelaksanaan protokol kesehatan di acara pengukuhan TPAKD digelar di Pantai Otan, Desa Otan, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Kapolda NTT Irjen Pol Drs Lotharia Latif melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto menyampaikan ini, Senin, 6 September 2021.

“Penggelaran Semua Semau Festival 2021 dari tanggal 3 hingga 11 September 2021 di Liman, Desa Uitiutuan, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan,” kata Rishian.

Rishian menyebut hal ini sudah sesuai hasil putusan rapat bersama yang dilaksanakan pada 30 Agustus 2021.

Rapat dihadiri para pihak terkait di antaranya Kadis Pariwisata Provinsi NTT, Kabid Pemasaran, Kasiops Basarnas, Kasie Analisa, BPPD/ASITA, BPPD/Panitia, PIC Kesehatan, PIC Koordinasi, dan Ketua Panitia.

“Polda NTT telah memberikan teguran dan rekomendasi kepada Ketua pelaksana Satgas Covid-19 Provinsi NTT atas kelalaian dalam pelaksanaan protokol kesehatan pada acara tersebut,” tambah dia.

Kapolda NTT, kata dia, tidak mengeluarkan izin keramaian dalam bentuk apapun. Terdapat beberapa poin teguran dan rekomendasi yang diberikan.

Pertama, agar tidak boleh terulang kembali hal serupa di lain waktu untuk acara yang melibatkan masyarakat dan berpotensi terjadi kerumunan.

Kedua, pengawasan protokol kesehatan harus dilaksanakan secara ketat mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan akhir kegiatan.

Ketiga, agar melaksanakan koordinasi secara intensif dengan TNI, Polri dan instansi demi keamanan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Kasatgas Penanganan Covid-19 Provinsi NTT diminta agar memberikan teguran tertulis kepada panitia pelaksana kegiatan. Dan, memberikan penjelasan kepada masyarakat secara proporsional.

Sebelumnya, muncul video rekaman kerumuman orang berjoget dan bernyanyi diiringi musik dan penyanyi di acara TPAKD. Masyarakat mengecam acara yang melanggar protokol kesehatan itu, (Ra)

Tags: #KepolisianDaerahNTT#Protokol Kesehatan#SemuaSemauFestival#Timpercepatanakseskeuangandaerah
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati