• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Waspada, Dunia Alami Rekor Terpanas 7 Tahun Terakhir

Rita Hasugian by Rita Hasugian
5 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dampak perubahan iklim, Gelombang panas menerjang Amerika Selatan (Foto C3S)

Dampak perubahan iklim, Gelombang panas menerjang Amerika Selatan (C3S)

0
SHARES
155
VIEWS

Lembaga Pemantau Iklim Uni Eropa melaporkan bahwa rekor terpanas secara global telah terjadi dalam 7 tahun terakhir.

Dalam penilaian tahunan terbaru Copernicus Climate Change Service (C3S) menyebutkan, situasi ini telah meningkatkan peringatan dini atas peningkatan tajam rekor konsentrasi metana di atmosfer.

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

Negara di seluruh dunia sedang dilanda bencana bertubi-tubi terkait dengan pemanasan global dalam beberapa tahun terakhir.

Bencana ini termasuk kebakaran hutan yang memecahkan rekor di Australia dan Siberia serta gelombang sangat panas dalam 1.000 tahun terjadi di Amerika Utara.

Curah hujan ekstrim yang menimbulkan banjir bandang di Asia, Afrika, Amerika Serikat, dan Eropa.

Banjir bandang menerjang Johor, Malaysia pada 4 Januari 2022. (Bernama)

C3S menyatakan tahun lalu merupakan rekor terpanas kelima secara global, sedikit lebih panas daripada tahun 2015 dan 2018.

Pengukuran rekor panas secara akurat dimulai pada pertengahan abad 19. Suhu rata-rata tahunan adalah 1,1 hingga 1,2 derajat Celcius di atas tingkat masa pra-industri, diukur antara tahun 1850 dan 1900.

Hal itu terlepas dari efek pendinginan dari fenomena iklim yang menimbulkan La Nina.

“Tahun 2021 merupakan tahun suhu ekstrim dengan musim kemarau terpanas di Eropa, gelombang panas di Mediterania, belum lagi suhu tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Amerika Utara,” kata Carlo Buontempo, Direktu C3S, seperti dilaporkan Channel News Asia, Senin, 10 Januari 2022.

“Peristiwa ini merupakan pengingat akan kebutuhan untuk mengubah cara kita mengambil langkah tegas dan efektif menuju masyarakat yang berkelanjutan dan bekerja untuk mengurrangi emisi karbon,” ujar Buontempo. (Rita Hasugian)

Tags: #BanjirBandang#CopernicusClimateChangeService#Gelombangpanas#PemanasanGlobal#Rekorterpanas#UniEropa
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati