• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, April 20, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis Agribisnis

McDonald’s Indonesia Kesulitan Pasokan Kentang, Begini Dampaknya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Agribisnis, Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
TMcDonald's Indonesia menyampaikan penghentian penjualan kentang goreng ukuran besar melalui akunTwitter mereka (KatongNTT)

penghentian penjualan kentang goreng ukuran besar melalui akunTwitter mereka (KatongNTT)

0
SHARES
116
VIEWS

McDonald’s Indonesia mengeluarkan pernyataan resmi penghentian penjualan kentang goreng ukkuran  besar mulai 2 Februari 2022. Melalui akun twitter @McDonald’s_ID, gerai makan cepat  saji itu mengumumkan penghentian lantaran kesulitan pemasokan kentang.

“Sehubungan dengan terbatasnya ketersediaan French Fries saat ini, mulai 2 Februari untuk sementara Large French Fries tidak tersedia,” tulis McDonald’s pada media sosial, dikutip Kamis (3/2/2022).

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

McDonald’s Indonesia belum bisa memastikan kapan Large French Fries akan tersedia lagi. Namun para pelanggan bisa menikmati menu favorit tersebut dengan Medium French Fries.

Mengutip ANTARA, awal Januari lalu, Jepang lebih dulu mengambil langkah penghentian itu. McDonald’s Holdings Company Japan mengatakan langkah tersebut akibat banjir di Vancouver. Kendala lainnya pengiriman kentang dari Amerika Utara terhambat sejak tahun lalu.

Faktor lain turut mempengaruhi pengiriman global, termasuk pembatasan wilayah Covid-19, cuaca ekstrim dan permintaan yang kembali meningkat.

KatongNTT mendatangi gerai McDonald’s Kota Kupang, Kamis siang. Seorang kru yang ditemui mengatakan mereka tidak bisa memberikan keterangan terkait dengan ketersediaan kentang goreng ukuran besar.

“Kami tidak bisa memberikan keterangan apa-apa. Kalau sudah disampaikan kantor pusat kami tidak bisa berkomentar. Silahkan hubungi kantor pusat jika ingin mendapatkan informasi lebih lengkap,” kata kru wanita yang tidak mau menyebutkan namanya.

Berbeda halnya dengan KFC Flobamora yang terletak tidak jauh dari McDonald’s yang masih menjual Large French Fries. Restoran Manager KFC Flobamora, Maria Theresia Roma mengatakan, persediaan kentang di KFC masih terjaga. Di Kota Kupang, KFC tersedia di tiga tempat berbeda. Dia menjelaskan, kentang untuk tiga gerai tersebut dipasok dari gudang regional KFC.

Kentang goreng ukuran besar yang dipatok Rp.24 ribu per porsi itu menjadi favorit warga Kota Kupang. Maria mengatakan, dalam sebulan KFC Flobamora menghabiskan 1,4 ton kentang.

“Satu hari itu bisa sampai 40 kilo kentang. Kita tetap melayani Large French Fries dan Medium Frenc Fries di 3 gerai KFC di Kota Kupang,” ujar Maria.

KFC dan McDonald’s merupakan dua perusahaan makanan cepat saji yang berpusat di Amerika Serikat. (ANTARA/K-04)

Tags: #frenchfreis#katongntt#kentanggoreng#KFC#McDonald'sIndonesia
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati