• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Abaikan Prokes, Kasus Covid-19 Meningkat di Kupang

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ilustrasi: Kasus Covid-19 di NTT meningkat drastis (Kemenkes)

Ilustrasi: Kasus Covid-19 di NTT meningkat drastis (Kemenkes)

0
SHARES
252
VIEWS

Kasus aktif Covid-19 di Kota Kupang terus meningkat. Data terbaru Jumat (18/2/2022), kasus aktif sebanyak 608 orang. Sebanyak 152 kasus baru terkonfirmasi dihari itu.

Sebagian besar wilayah di Kota Kupang masuk dalam zona merah (>10 kasus aktif). Sebanyak 24 kelurahan berada pada zona merah.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan peningkatan kasus tersebut belum bisa dikaitkan dengan penyebaran varian Omicron.

Peningkatan penularan kasus Covid-19 di Kota Kupang itu, kata Ernest sebagai akibat dari pengabaian protokol kesehatan (prokes). Pengabaian paling nyata adalah keengganan warga memakai masker dan menghindari kerumunan.

“Kita bisa lihat di tempat-tempat umum, di dua lokasi (pantai kelapa lima dan pantai LLBK) yang sebenarnya belum dibuka untuk publik akses tetap sudah dipadati warga,” ujar Ernest.

Padatnya kunjungan warga di dua lokasi baru untuk sekedar berfoto itu menunjukkan tingkat pengabaian prokes di lingkungan publik yang tinggi.

Ernest mengatakan, perilaku pengabaian prokes turut memperparah peningkatan penularan.  Ditambah tingkat vaksinasi dosis dua di Kota Kupang yang masih berada pada angka 73,89 persen dengan capaian sasaran 246.510 orang. Kondisi ini mengakibatkan kasus Covid-19 di Kota Kupang meningkat.

Vaksinasi dosis pertama di Kota Kupang sudah mencapai 99,20 persen. Dari target 333.628 orang yang harus divaksin, 330.944 sudah menerima vaksin dosis pertama.

Ada 84.434 orang yang belum menerima vaksinasi tahap kedua. Dalam Surat Edaran Kemenkes RI Nomor SR.02.06/11/921/2022 tentang Pemberian Vaksinasi COVID-19 bagi Sasaran Drop Out yang dirilis per 13 Februari 2022, masyarakat yang belum menerima vaksinasi dosis kedua lebih dari 6 bulan diharuskan mengulang proses vaksinasi dari awal.

“Kita ikuti arahan dari Pemerintah Pusat. Untuk masyarakat yang vaksinasi dosis pertama itu sudah lewat dari enam bulan tapi belum menerima vaksin dosis kedua dan harus divaksin dari awal, kami siap. Tergantung ketersediaan vaksin,” ujar Ernest.

Ernest meminta warga yang belum menerima vaksin dosis kedua untuk mendatangi Puskesmas untuk menerima vaksinasi.

Kesadaran masyarakat untuk mengakses vaksin, kata Ernest, membantu Pemerintah dalam upaya menekan penularan Covid-19 di Kota Kupang.

Dari jumlah pasien aktif di Kota Kupang, 498 pasien melakukan isolasi mandiri (isoman). Dan 110 pasien dirawat di Rumah Sakit.

Pasien dengan gejala yang ringan, kata Ernest, diperbolehkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Pasien yang menjalani isolasi di rumah sakit adalah pasien dengan gejala berat.

Ernest menjelaskan, Pemerintah Kota Kupang sudah mempersiapkan ruang isolasi khusus bagi pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit di Kota Kupang. Khusus rumah sakit S.K. Lerik, tersedia ruang isolasi ICU dan ruang isolasi biasa dengan ketersediaan tempat tidur mencapai 80 tempat tidur.

“Kita punya depo oksigen di rumah sakit S.K. Lerik yang menyediakan oksigen untuk pasien Covid-19. Depo oksigen ini juga melayani permintaan oksigen dari rumah sakit yang membutuhkan,” jelas Ernest.

Ernest mengimbau masyarakat untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan. Kesadaran masyarakat menghindari tempat-tempat umum yang berpotensi terjadi penularan Covid-19. (K-04)

Tags: #Covid-19#covid-19kotakupang#katongntt#varianomicron#Wargaabaikanprokes
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati