• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Wapres Singgung Sampah Labuan Bajo, TPA Warloka Belum Optimal

Rita Hasugian by Rita Hasugian
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi TPA Warloka (ist)

Ilustrasi TPA Warloka (ist)

0
SHARES
274
VIEWS

Manggarai Barat – Daya Tarik Labuan Bajo, , Kabupaten Manggarai Barat. Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menggeliat sebagai wisata premium. Namun, magnet dan keindahan alam itu masih terusik oleh masalah sampah. Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengingatkan perlunya dukungan penataan di kawasan wisata superprioritas ini.

Hal itu disampaikan Wapres di sela-sela kunjungan kerja (kunker) ke Labuan Bajo bersama Wury Ma’ruf Amin dalam rangka membuka Asia International Water Week (AIWW) ke-2.  Dia menyempatkan diri untuk meninjau wisata bahari di kawasan tersebut, khususnya di sekitar Pulau Bidadari dan Pulau Kelor menggunakan KRI Sampari 628.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Baca : Pernah Dibantu BUMN, Bank Sampah Batu Cermin-Labuan Bajo Nyaris Tutup

Wapres sebelumnya juga berolahraga jalan sehat yang menjadi kebiasaannya setiap pagi. Sambil berolahraga Wapres menikmati keindahan alam di sekitar Labuan Bajo.

“Sayang masih ada sampah yang tercecer,” kritik Wapres,

Sebagaimana diketahui, Labuan Bajo terpilih menjadi salah satu venue side berlangsungnya rangkaian G20, selain Bali, Bogor, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Jakarta, Medan, Lombok dan Manado. Terlebih, Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai salah satu dari lima destinasi super prioritas yang telah dicanangkan pemerintah.

“Memang ini destinasi prioritas, super prioritas saya kira tepat dan layak, saya kira karena itu pertemuan internasional di sini,” tutur Wapres, Selasa (15/3/2022).

Kekhawatiran soal sampah di Labuan Bajo ini menjadi perhatian serius dari KatongNTT.com. Sejak beberapa bulan terakhir ini, banyak kegiatan pemerintah yang membahas soal sampah tersebut. Di sisi lain, banyak juga program dan fasilitas terkait sampah malah tidak optimal.

Salah satunya adalah fasilitas pengolahan sampah termal di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Warloka, Labuan Bajo, belum maksimal dan efektif. TPA belum menghasilkan pembangkit listrik tenaga termal (uap sampah) sesuai yang diharapkan.

Informasi yang dikumpulkan KatongNTT menyebutkan TPA yang dibangun dengan dana Rp 50 miliar tersebut seharusnya mengolah sampah menjadi energi listrik.

Dalam laman https://lpse.pu.go.id disebutkan bahwa pendanaan Pembangunan Pengelolaan Sampah Proses Termal itu dari APBN yang dimulai sejak 12 Juni 2020 lalu. Program di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu dengan satuan kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Provinsi NTT.

Fasilitas pengolahan sampah termal di TPA Warloka itu mulai beroperasi sejak April 2021 lalu. Pembangunan TPA itu seiring dengan penetapan Labuan Bajo sebagai kawasan pariwisata premium. [K-02]

Tags: Labuan BajoSampahWapresWisata
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati