• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Waspadai Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan NTT

Rita Hasugian by Rita Hasugian
5 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi gelombang tinggi di perairan NTT (Tribunnews.com)

Ilustrasi gelombang tinggi di perairan NTT (Tribunnews.com)

0
SHARES
95
VIEWS

Kupang – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT). Peringatan itu berlaku Jumat (18/3/2022) pukul 08.00 WITA sampai Sabtu (19/3/2022) pukul 08.00 WITA.

Gelombang tinggi berpotensi terjadi di wilayah perairan Samudera Hindia Selatan Sumba sampai Sabu dengan tinggi gelombang berkisar antara 4 – 5 meter.

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

Tinggi gelombang 2,5 – 4 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan Selatan Kupang sampai Rote dan perairan Hindia Selatan Kupang sampai Rote.

Selanjutnya, wilayah perairan yang berpotensi terjadi gelombang dengan tinggi 1,25 – 2,5 meter yakni laut Sawu bagian Selatan dan perairan utara Kupang sampai Rote.

BMKG mencatat, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut ke Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot. Di wilayah Indonesia bagian Selatan, angin dominan bergerak dari Tenggara ke Barat Daya dengan kisaran kecepatan angin 5-20 knot.

Kecepatan angin tinggi terpantau di wilayah perairan Utara Sabang, perairan barat Nias, perairan Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, samudera Hindia barat Aceh hingga Bengkulu, perairan Pulau Sawu dan perairan Kupang sampai Pulau Rote.

BMKG memperingatkan potensi resiko yang bisa terjadi akibat gelombang tinggi tersebut. BMKG mengimbau para nelayan mewaspadai tinggi gelombang 1,25 meter dengan kecepatan angin 15 knot yang beresiko tinggi terhadap keselamatan perahu nelayan.

Gelombang dengan tinggi 1,5 meter dengan kecepatan angin 16 knot beresiko tinggi terhadap kapal tongkang. Wilayah perairan NTT dengan tinggi gelombang 2,5 meter dengan kecepatan angin 21 knot berpotensi beresiko tinggi bagi keselamatan kapal Ferry.

Tinggi gelombang diatas 4 meter dengan kecepatan angin diatas 27 knot beresiko tinggi terhadap kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo atau Kapal Pesiar.

Tags: #gelombangtinggi#kapalferry#kecepatanangintinggi#perahunelayan#perairanntt
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati