• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Puncak Musim Kemarau di NTT, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wilayah NTT memasuki puncak musim kemarau, karena itu perlu mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan

Wilayah NTT memasuki puncak musim kemarau, karena itu perlu mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan

0
SHARES
170
VIEWS

Kupang – Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini memasuki puncak musim kemarau. Dari 23 zona musim (ZOM), 96 persen telah memasuki musim kemarau.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), tersisa 1 ZOM yang belum memasuki musim kemarau. Daerah tersebut berada pada ZOM 262 atau di sekitar Kabupaten Kupang bagian utara dan Kabupaten Timor Tengah Utara bagian selatan.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspada potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Pasalnya, tingkat curah hujan di wilayah NTT pada dasarian I Agustus, umumnya mengalami hujan kategori rendah atau sekitar 0 – 55 mm.

Akibatnya, wilayah NTT mengalami hari tanpa hujan (HTH) dengan kategori panjang, sekitar 21-30 hari. Ada juga beberapa wilayah yang mengalami HTH kategori ekstrem panjang atau lebih dari 80 hari. Wilayah dengan hari tanpa hujan berturut-turut kategori ekstrem panjang yakni sekitar Rambangaru, Sumba Timur dan sekitar Busalangga di Kabupaten Rote Ndao.

Hasil analisis BMKG 2 Agustus 2022, sebagian besar wilayah NTT rentan terjadi kebakaran dengan katagori sangat mudah terbakar. Di pulau Timor, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, sebagian besar Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Beli dan sebagian kecil Malaka masuk kategori sangat mudah terbakar.

Selain itu, pulau Rote, Sabu, Sumba, sebagian Flores dan Alor berada pada kategori yang sama. Kondisi ini menunjukkan alang-alang dan dedaunan yang biasa menutupi lantai dalam kondisi sangat kering sehingga sangat mudah terbakar.

Hanya sebagian kecil wilayah di Pulau Timor, Sumba, Flores dan Alor yang berada pada kategori sulit terbakar. Ini artinya, dedaunan dan alang-alang yang menutupi lantai hutan dalam kondisi basah dan sulit terbakar.

Meski berada pada puncak musim kemarau, beberapa wilayah masih mengalami curah hujan dengan kategori menengah atau 51-75 mm. Daerah tersebut diantaranya sebagian wilayah Ende, sebagian Timor Tengah Selatan dan sebagian Timor Tengah Utara yang diprakirakan mengalami curah hujan kategori menengah atau 51-75 mm.

Baca juga: Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan di NTT

Tags: #hthekstrempanjang#kebakaranhutandanlahan#musimkemarau#musimkemarauntt
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati