• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Mei 15, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

1.674 Jiwa Terdampak Banjir Di Kabupaten Kupang

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jembatan Kapsali, jembatan penghubung untuk 4 kecamatan di Amfoang, yaitu Amfoang Barat Daya, Barat Laut, Utara dan Timur putus terkena hempasan banjir (Dok. BPBD Kab. Kupang)

Jembatan Kapsali, jembatan penghubung untuk 4 kecamatan di Amfoang, yaitu Amfoang Barat Daya, Barat Laut, Utara dan Timur putus terkena hempasan banjir (Dok. BPBD Kab. Kupang)

0
SHARES
146
VIEWS

Kabupaten Kupang – Akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kupang sejak Sabtu 24/12/2022 malam hingga Minggu, 25/12/2022 mengakibatkan 369 rumah warga terendam banjir. Diakibatkan atas meluapnya sungai Noelmina, di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, NTT.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT dalam rilisnya menyebut, sebanyak tujuh rumah warga hanyut dibawa banjir. Membuat 1.674 Jiwa menjadi korban dari bencana ini.

BacaJuga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

8 Januari 2026
Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

27 Desember 2025

Kepala BPBD NTT Ambrosius Kodo merincikan korban terdampak di Desa Pariti, kecamatan Sulamu menjadi yang terbanyak korbannya, yaitu sebanyak 844 jiwa. Diikuti di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah 572 jiwa.

Baca Juga: BMKG Sebut Puncak Musim Hujan Bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru
Di Kecamatan Takari terdata korban sebanyak 258 warga.

“Sejumlah KK dan jiwa yang terdampak banjir itu mereka sudah evakuasi diri ke tempat aman,” kata Ambrosius.

Terdata pula sebanyak 76 balita dan dua disabilitas terdampak banjir.

Selain itu, bencana banjir kali ini juga merusak sejumlah infrastruktur. Di antaranya Jembatan Bokong – Lelogama, Ruas Jalan Oben – Bone Kecamatan Nekamese.

Lalu jembatan Kapsali, Kecamatan Amfoang Barat Daya, yang merupakan jembatan penghubung empat kecamatan, yaitu kecamatan Amfoang Barat Daya, Barat Laut, Utara dan Timur.

Serta jembatan Siomolo Kecamatan Fatuleu Tengah.

Semua jalan dan jembatan ini dalam status rusak berat. *****

Tags: #banjir#BanjirBandang#banjirdiKotaKupang#BanjirTakari#BencanaAlam#BPBDKabupatenKupang #BPBD#JalanRusak#JembatanPutus#Takari
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

by Rita Hasugian
8 Januari 2026
0

Kupang – PT PLN sedang menelusuri dan memvalidasi informasi dari nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang bahwa aktivitas bongkar muat batubara...

Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

by Rita Hasugian
27 Desember 2025
0

Kupang – Marselinus Seke menahan rasa sakit pada kedua kakinya yang bengkak setiap kali melangkah. Kulit kakinya melepuh,  mengeluarkan cairan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati