• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

BMKG Tepis Ada Badai, Waspada Dampak Cuaca Ekstrim

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi hujan dan cuaca ekstim yang terjadi di NTT (ANTARA)

Ilustrasi hujan dan cuaca ekstim yang terjadi di NTT (ANTARA)

0
SHARES
39
VIEWS

Kupang – Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan NTT masih akan mengalami cuaca ekstrim hingga 2 Januari 2023.

Beberapa info beredar di mayarakat, pada 31 Desember 2022 akan terjadi badai dengan kekuatan seperti badai Seroja pada April 2021.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Tinggi Gelombang Laut di NTT Hingga 2,5 Meter

BMKG kepada KatongNTT menyebut informasi tersebut adalah bohong. Akan tetapi, BMKG tegas mengimbau kepada masyarakat NTT untuk waspada akan cuaca ekstrim. Berikut rinciannya:

  1. Hujan lebat masih akan terus mengguyur kawasan NTT. Untuk wilayah Kupang, Manggarai, dan Manggarai Barat berada pada status siaga. Sedangkan wilayah yang masuk dalam status waspada yaitu Timor Tengah Selatan (TTS), Folres Timur, Belu, dan Alor. Serta Rote Ndao, Manggarai Timur, Timor Tengah Utara (TTU), Sumba Timur, dan Sumba Barat Daya.

    Hujan lebat ini berdampak pada volume aliran sungai meningkat. Hal ini menyebabkan banjir, longsor, erosi tanah, dan jenmbatan yang rendah tidak dapat dilintasi.

    Angin kencang disebut akan menimpa seluruh wilayah NTT. Dengan kecepatan angin 45km/jam.

  2. BacaJuga

    Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

    Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

    11 Februari 2026
    Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

    4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

    9 Januari 2026
  3. Potensi gelombang tinggi mencapai 2.5 – 4 meter akan terjadi di laut Sawu, perairan Kep. Kupang, selat Sumba bagian baratperairan utara Sumbawa, dan laut Flores bagian Barat.

    Area perairan dengan gelombang sangat tinggi 4 – 6 meter terjadi di perairan selatan Sumba, perairan selatan pulau Sawu, perairan selatan Rote, dan laut Flores bagian Timur.

  4. Banjir Rob, atau naiknya permukaan air laut ke daratan pesisir pantai akibat curah hujan yang tinggi. Menyebabkan wilayah disekitarnya tergenang air laut. BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk waspada akan fenomena ini. Daftar pesisir yang berpotensi terjadi banjir Rob di antaranya pesisir pulau Flores – Alor, Pulau sumba, Pulau Sabu Raijua, dan Pulau Timor – Rote.
  5. Awan Cumulonimbus (CB) yang berpotensi tumbuh di wilayah NTT diperkirakan terjadi hingga 2 Januari 2023 mendatang. Bandara Frans Sales Lega, Ruteng per 31 Desember berstatus waspada, dengan jarak pandang hanya 1.6 km – 4.8 km. Di Bandara El Tari Kupang jarak pandang mencapai 4.8 – 8km.

Baca Juga: BMKG Sebut Puncak Musim Hujan Bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru

Untuk itu, kepada seluruh masyarakat diimbau untuk jangan panik namun tetap berwaspada. Dengan tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak, memangkas dahan/ranting pohon yang rapuh.

Serta tidak menebang pohon secara tidak terkontrol dan membuang sampah sembarangan yang dapat menambah potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, petir, dan longsor.

Untuk pihak-pihak terkait perlu adanya peningkatan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan.

Serta menggencarkan sosialisasi, edukasi, dan literasi secara lebih masif untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian pemerintah daerah dan masyarakatnya. Agar dapat mencegah atau mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.*****

 

Tags: #Badaiseroja#BandaraElTari#banjir#BanjirBandang#BanjirRob#bencana#CuacaEkstrem#CuacaEkstrimNTT#hujanlebat#OmbakTinggi
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati