Besok, Malaysia Putuskan Hukuman untuk Majikan Adelina Sau

Yohana Banunaek, ibu kandung Adelina Sau menuturkan harapannya kepada jurnalis KatongNTT.com atas kematian anaknya di Malaysia, 9 November 2021.(Joe-KatongNTT.com)

Yohana Banunaek, ibu kandung Adelina Sau menuturkan harapannya kepada jurnalis KatongNTT.com atas kematian anaknya di Malaysia, 9 November 2021.(Joe-KatongNTT.com)

Mahkamah Persekutuan Malaysia dijadwalkan hari Senin, 24 Januari 2022 akan mengeluarkan putusan akhir terhadap kasus pekerja migran Indonesia, Adelina Sau. Mahkamah akan mengeluarkan putusan terhadap majikan Adelina, Ambika MA Shan dan anak perempuannya.

Adelina tewas pada 11 Februari 2018, beberapa jam setelah dia dilarikan ke rumah sakit dengan tubuh penuh luka dan malnutrisi akut.

Dalam persidangan 9 Desember 2021, Mahkamah Persekutuan Malaysia mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Ambika, 63 tahun.

Surat perintah penangkapan dikeluarkan karena Ambika tidak menghadiri sidang meski telah diberi pemberitahuan beberapa kali.

“Surat pemberitahuan tentang jadwal sidang hari ini ditaruh di gerbang rumahnya pada 7 Desember,” kata jaksa penuntut umum, Mohd Dusuki Mokhtar, sebagaimana dikutip dari Detik.com.

Putri Ambika yang menghadiri sidang menjelaskan ibunya memilih tidak hadiri sidang dengan alasan sakit.

Ketua Dewan Pembina Padma Indonesia, Gabriel Goa, Minggu, 23 Januari 2022, mengatakan, keadilan bagi Adelina Sau harus ditegakkan. Adelina mengalami penyiksaan luar biasa selama bekerja di rumah majikannya itu.

Hingga tetangga majikannya merekam penderitaan Adelina dan viral di media sosial. Namun nyawa Adelina tidak tertolong ketika dilarikan ke rumah sakit.

“Besok Senin, 24 Januari 2022 putusan terhadap Ambhika, majikan Adelina Sau,” kata Gabriel Goa kepada KatongNTT.com.

Ambika didakwa pasal pembunuhan dengan ancaman hukuman mati. Anak perempuannya, R. Jayavartiny didakwa memperkerjakan Adelina secara ilegal.

Yohana Banunaek, ibu almarhum Adelina Sau meminta penyiksa anaknya dijatuhi hukuman yang setimpal. Majikan Adelina, ujarnya harus dihukum mati.

“Saya punya anak mati dan saya tidak bisa lihat dia lagi, majikan itu juga harus (dihukum) mati. saya punya anak meninggal tapi majikan itu masih bisa bebas. Dia bisa senang-senang, tapi saya susah,” kata Yohana saat ditemui KatongNTT di rumahnya.

Dia menjelaskan, keluarga meminta agar pelaku dihukum mati. Perbuatan majikan Adelina Sau di Penang, Malaysia dinilai sudah sangat tidak manusiawi. Adelina dianiaya dan tidak diberi makan lebih dari sebulan serta tidur dengan anjing. (k-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *