• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Bulog NTT Salurkan 11.460 Ton Beras Fortivit Cegah Stunting di TTS

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Asmal saat menyerahkan secara simbolis bantuan beras fortivit bagi anak penderita stunting di TTS (ist)

Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Asmal saat menyerahkan secara simbolis bantuan beras fortivit bagi anak penderita stunting di TTS (ist)

0
SHARES
203
VIEWS

Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara  Timur (NTT) bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTT menyalurkan 11.460 ton beras fortivit untuk mencegah stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Bantuan beras tersebut akan diberikan kepada 191 anak di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan.

“Jadi nantinya masing-masing anak per bulan dapat 10 kilogram. Sehingga jika ada dua orang anak dalam satu keluarga maka sebulan dapat 20 kilogram,” kata Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Asmal dikutip dari ANTARA, Jumat (11/2/2022).

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

Asmal menjelaskan, Bulog sebagai BUMN di bidang pangan memberikan perhatian kepada masyarakat khususnya peningkatan gizi, melalui program Bulog peduli gizi. Beras fortivit yang diberikan bagi anak penderita stunting berlangsung selama enam bulan dengan pemantauan petugas guna memastikan beras bergizi itu bermanfaat bagi anak-anak.

Beras fortivit mengandung mikronutrien seperti vitamin A, B1, B3, B6, B12, asam folat, zat besi dan seng (Zn). Beras ini mengandung sedikit karbohidrat sehingga diklaim cocok dikonsumsi untuk pola gaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Asmal menybut beras fortivit akan membantu perbaikan gizi anak penderita stunting jika dikonsumsi dengan baik sehingga dapat mencegah kasus kekerdilan.

“Beras ini mengandung mineral khusus untuk mencegah stunting. Itu dimasukkan saat proses packing beras. Mama-mama bisa buat bubur juga buat anak-anaknya sehingga gizinya bertambah,” tambah dia.

Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun menyebut, angka stunting di TTS menurun 31 persen selama empat tahu terkahir. Klaim tersebut didasarkan pada pengukuran yang dilakukan maraton beberapa hari terakhir merespon informasi kunjungan Presiden Joko Widodo.

“Jika dilihat berdasarkan data yang sudah kami peroleh yang dilakukan staf-staf kami sampai dengan Jumat (11/2) hari ini, angka stunting di kabupaten TTS turun hingga 31 persen atau sekitar 11.616 angka stunting di daerah ini,” kata Egusem.

Angka stunting tertinggi sejak 2018-2021 itu tercatat pada tahun 2020 yakni sebanyak 16.904 penderita dari total 36 ribu anak yang jadi diperiksa. Egusem mengatakan, pada tahu 2018, angka stunting di daerah itu sebanyak 15.139 anak. Jumlah itu terhitung setelah dilakukan pemeriksaan bagi 28.548 anak.

Tahun 2019, pemeriksaan dilakukan terhadap 29.063 orang anak. Hasilnya didapatkan 13,969 anak menderita stunting.

“Lalu selama tahun 2020, naik lagi menjadi 16.904 anak karena jumlah sasaran yang diambil juga banyak, yakni menjadi kurang lebih 36 ribu sasaran. Tetapi kalau berdasarkan tren justru mengalami penurunan walaupun jumlah anak yang lahir semakin bertambah,” tambah dia.

Egusem menambahkan, pada tahun 2021 anak stunting di daerah itu sebanyak 13.123 dari total anak yang diukur sebanyak 40.937 anak.

“Per hari ini jika diprosentasekan turun 31 persen dari tahun kemarin yang mencapai 32,1 persen. Tetapi saya yakin akan turun hingga 30 persen tahun ini,” ujar dia.

Penuruna angka stunting itu diakui merupakan kerjasama yang baik dari banyak pihak dalam perbaikan masalah air minum, kesehatan dan makanan bergizi. Egusem mengapresiasi upaya Bulog NTT dan BKKBN yang membantu penanganan stunting di TTS.

Saat ini TTS merupakan Kabupaten dengan kasus  stunting tertinggi kedua di Indonesia. Egusem berharap dengan semua kepedulian tersebut mampu menekan prevalensi stunting hingga 0 persen.

“Kita berharap agar pemberian beras ini tidak untuk satu desa saja, tetapi kalau bisa di beberapa desa lainnya di Kabupaten TTS, ” tambah dia. (ANTARA/K-04)

Tags: #berasfortivit#bulogntt#stunting#stuntingtts
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati